Program BRIDGE Indonesia-Australia Bahas Perubahan Iklim dan Pendidikan

Program BRIDGE Australia-Indonesia mempertemukan pemerintah dan pendidik untuk membahas tantangan perubahan iklim. (Kedutaan Besar Australia)

Program BRIDGE Indonesia-Australia Bahas Perubahan Iklim dan Pendidikan

Willy Haryono • 4 October 2026 17:16

Jakarta: Lebih dari 40 perwakilan pemerintah Indonesia dari berbagai wilayah bersama para pendidik dari Program Kemitraan Sekolah BRIDGE Australia-Indonesia berkumpul di Kedutaan Besar Australia di Jakarta untuk menghadiri Pertemuan Pemangku Kepentingan Pendidikan BRIDGE tahunan pada Rabu, 30 September 2026.

Para pembicara utama dalam kegiatan tersebut, yakni Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia Suharti, Kepala Subdirektorat Kurikulum dan Evaluasi Direktorat KSKK Madrasah pada Kementerian Agama Dr Abdul Basid, serta CEO Cool+ Australia Thea Stinear, membahas tantangan perubahan iklim yang dihadapi Indonesia dan Australia.

“Program BRIDGE membangun hubungan antara sekolah dan komunitas di Australia dan Indonesia," ujar Chloe Ashbolt, Konselor Hubungan Masyarakat Kedutaan Besar Australia di Indonesia.

"Acara hari ini menyoroti bagaimana BRIDGE memberikan kesempatan bagi guru dan siswa untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai tantangan perubahan iklim yang kita hadapi bersama serta menerapkan pembelajaran tersebut melalui kegiatan praktis,” ujar Chloe Ashbolt, Konselor Hubungan Masyarakat Kedutaan Besar Australia di Indonesia," sambungnya, dalam keterangan tertulis yang diterima Metrotvnews.com.

Didanai oleh Pemerintah Australia, Program Kemitraan Sekolah BRIDGE Australia-Indonesia membangun kemitraan antara guru, siswa, dan komunitas sekolah di Indonesia dan Australia. Program tersebut juga memberikan kesempatan kepada para pendidik untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan baru.

Sejak dimulai pada 2008, BRIDGE telah menjalin 263 kemitraan sekolah yang tersebar di 18 provinsi di Indonesia serta seluruh negara bagian dan wilayah di Australia.

Baca juga: Indonesia Dorong Pembiayaan dan Akuntansi Laut untuk Perkuat Aksi Iklim

(Willy Haryono)