Pesawat maskapai Ethiopian Airlines. (Anadolu Agency)
Israel Larang Pesawat Ethiopian Airlines Mendarat karena Ada Pilot Indonesia
Muhammad Reyhansyah • 13 October 2026 15:46
Tel Aviv: Israel memerintahkan sebuah pesawat maskapai Ethiopian Airlines yang menuju Tel Aviv untuk kembali ke Addis Ababa karena salah satu pilotnya berkewarganegaraan Indonesia.
Menurut laporan Channel 12, Senin, 12 Oktober 2026, pesawat tersebut sedang dalam penerbangan dari Addis Ababa dan telah mengudara sekitar satu jam ketika perintah untuk berbalik arah dikeluarkan.
Saat itu, pesawat masih berada di wilayah udara Ethiopia.
Channel 12 melaporkan kewarganegaraan pilot tersebut telah ditandai oleh intelijen Israel dan otoritas bandara. Informasi itu kemudian mendorong pejabat keamanan dan Kementerian Transportasi Israel melarang pesawat tersebut mendarat di Tel Aviv.
Pesawat akhirnya kembali ke Addis Ababa. Setelah pilot yang bersangkutan diganti, penerbangan dilanjutkan dan pesawat berhasil mendarat di Tel Aviv.
Mengutip Anadolu, Selasa, 13 Oktober 2026, Ethiopian Airlines menyebut insiden tersebut sebagai sebuah kesalahan. Maskapai itu mengatakan tidak mengetahui bahwa pilot tersebut dilarang mengoperasikan penerbangan menuju Israel.
Israel Batasi Kewarganegaraan Awak
Channel 12 juga melaporkan bahwa otoritas Israel telah menginstruksikan maskapai asing untuk tidak menugaskan awak pesawat dari negara-negara tertentu yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel pada penerbangan menuju negara tersebut.Pembatasan itu mencakup warga negara Afghanistan, Aljazair, Indonesia, Iran, Irak, Kuwait, Niger, Qatar, Arab Saudi, Somalia, dan Venezuela.
Hingga kini, belum ada komentar langsung dari otoritas Ethiopia maupun Indonesia mengenai insiden tersebut.
Peristiwa ini terjadi setelah upaya pembajakan terhadap penerbangan Flydubai dari Dubai menuju Tel Aviv pada 30 September.
Jaksa Uni Emirat Arab menyatakan seorang kopilot berkewarganegaraan Oman berusaha mengambil alih kendali pesawat dan menabrakkannya ke Bandara Ben Gurion.
Namun, penumpang dan awak pesawat berhasil menggagalkan upaya tersebut. Pesawat kemudian mendarat dengan selamat di Tabuk, Arab Saudi.
Baca juga: Indonesia Tegaskan Tak Ada Normalisasi dengan Israel Sebelum Pengakuan Palestina