Para Pencaker saat memanfaatkan kegiatan Job Fair 2026 yang bertempat di Sasana Krida, Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Selasa, 12 Mei 2026. (ANTARA/Qadri Pratiwi)
Bursa Kerja Papua 2026 Sediakan 500 Lowongan untuk Warga Jayapura
Silvana Febiari • 12 May 2026 14:26
Jayapura: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menggelar Bursa Kerja Papua 2026 dengan menyediakan sekitar 500 lowongan pekerjaan bagi para pencari kerja di Kota dan Kabupaten Jayapura. Kegiatan ini melibatkan 25 perusahaan yang membuka berbagai kesempatan kerja bagi masyarakat.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda Papua Yohanes Walilo mengatakan kegiatan ini menjadi upaya pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh pekerjaan, sekaligus menekan angka pengangguran di Papua.
"Kegiatan setiap tahun dilakukan karena telah memberikan dampak dan kini antusiasme pencari kerja terlihat tinggi sejak pembukaan kegiatan berlangsung," katanya, dilansir dari Antara, Selasa, 12 Mei 2026.
Pihaknya berharap para pencari kerja, khususnya generasi muda Papua, dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik. "Peluang kerja di sektor swasta, BUMN, maupun BUMD, perlu dimanfaatkan maksimal karena formasi PPPK di lingkungan Pemprov Papua masih belum dibuka akibat jumlah ASN yang dinilai melebihi kebutuhan," ujarnya.
Oleh sebab itu, Bursa Kerja Papua 2026 dapat menjadi solusi dalam memperluas kesempatan kerja. Kegiatan ini juga diharapkan mampu mengurangi angka pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Papua Emi Puspitarini mengatakan berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Februari 2026, jumlah angkatan kerja di Papua tercatat sebanyak 485.430 orang. Angka ini turun sekitar 25.000 orang dibanding Februari 2025.
"Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) tercatat sebesar 65,70 persen, turun 4,68 persen poin dibanding tahun sebelumnya," ungkap Emi.
.jpg)
Ilustrasi para pencari kerja. Foto: dok MI/Usman Iskandar.
Menurut Emi, jumlah penduduk bekerja pada Februari 2026 sebanyak 451.360 orang atau turun 23.760 orang dibandingkan Februari 2025. "Lapangan usaha yang paling banyak menyerap tenaga kerja masih didominasi sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, dengan proporsi sebesar 31,28 persen atau sebanyak 141.170 orang," ujarnya.
Dia menjelaskan, BPS Papua mencatat jumlah penduduk yang bekerja di sektor formal mencapai 196,70 ribu orang. Angka tersebut setara dengan 43,58 persen dan meningkat 5,29 persen poin dibandingkan Februari 2025.
"Selain itu, tingkat setengah pengangguran tercatat sebesar 9,37 persen atau turun 1,21 persen poin, sedangkan tingkat pekerja paruh waktu sebesar 23,93 persen atau turun 1,65 persen poin dibanding tahun sebelumnya," tambahnya.