Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata. Foto: Metrotvnews.com/Ardhan.
Bantah 'Gabut', Ketua KPU Jakarta Beberkan Tugas Usai Pemilu
Ardhan Anugrah • 19 December 2025 15:56
Jakarta: Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata menegaskan tugas penyelenggara pemilu tidak hanya terbatas saat pelaksanaan pesta demokrasi. Namun, ada tugas-tugas yang sudah menjadi siklus kegiatan baik pra maupun pascapemilu sebagai bentuk upaya menjalankan sistem demokrasi yang berkeadilan.
"Program kerja besar KPU kan yang ada di RPJMN ini ada 3," kata Wahyu di kantor KPU DKI Jakarta, Jumat 19 Desember 2025.
Wahyu menjelaskan, tiga tugas tersebut aialah melakukan pendidikan pemilih berkelanjutan, pendataan pemilih berkelanjutan, dan updating sistem informasi teknologi informasi.
"Salah satunya sistem informasi partai politik." ungkap Wahyu
Sepanjang 2025 ini, Wahyu menyebut KPU DKI Jakarta sudah melakukan pemutakhiran data KPU berkelanjutan. Tugas itu disebut penting dilakukan karena karakter masyarakat Jakarta yang cenderung dinamis, data cepat berubah.
Dia menyampaikan alasan data di Ibu Kota cepat berubah. Sebab, orang yang masuk atau keluar kota Jakarta dan pemilih meninggal dunia.

"Mobilisasi pemilih di Jakarta ini sangat intens, orang meninggal, orang masuk, orang keluar sangat dinamis di Jakarta." ucap Wahyu.
Sehingga Wahyu menyebut proses pemutakhiran data akan terus dilakukan secara berkala setiap 3 bulan sekali, dan akan tetap dilanjutkan di tahun 2026 mendatang.
Selain itu, Wahyu menyebut KPU punya tugas dan program untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum, yaitu melalui pendidikan pemilih berkelanjutan. Hal ini bertujuan untuk menjamin proses demokrasi tetap hidup di Jakarta.