Evaluasi Operasi Lilin 2025 Jadi Dasar Strategi Pengamanan Mudik Lebaran 2026

Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho dalam Podcast Presisi Polri. (Dokumentasi/ YoTube TV Radio Polri)

Evaluasi Operasi Lilin 2025 Jadi Dasar Strategi Pengamanan Mudik Lebaran 2026

Silvana Febiari • 27 March 2026 17:31

Jakarta: Evaluasi pelaksanaan Operasi Lilin 2025 menjadi dasar utama dalam penyusunan strategi pengamanan arus mudik dan balik. Strategi ini dipersiapkan untuk Operasi Ketupat 2026, yang diperkirakan akan menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat.

Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menyatakan bahwa setiap tahapan operasi lalu lintas yang digelar sepanjang tahun saling berkaitan. Tahapan tersebut juga menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pengamanan di masa mendatang.

“Operasi ketupat itu bukan hanya operasi di bidang lalu lintas, tetapi memastikan bahwa negara hadir untuk mengamankan rangkaian kegiatan Ramadan, Idulfitri, mudik dan balik itu harus aman,” ujar Agus dikutip dari Podcast Presisi Polri, Jumat, 27 Maret 2026.
 


Ia menjelaskan bahwa pengamanan dalam Operasi Ketupat mencakup berbagai aspek, mulai dari keamanan lalu lintas, ketertiban masyarakat, hingga perlindungan terhadap aktivitas publik. Pengamanan dilakukan di berbagai titik strategis seperti jalan tol, jalur arteri, pelabuhan, bandara, terminal, tempat ibadah, dan kawasan wisata.

Menurutnya, hasil evaluasi tahun sebelumnya menjadi acuan dalam menyusun skenario pengamanan yang lebih matang. Skenario ini juga digunakan untuk mengantisipasi potensi kepadatan di rest area, lonjakan kendaraan di jalur arteri, serta peningkatan aktivitas di destinasi wisata.

“Cara bertindak dan skenarionya itu hasil evaluasi tahun lalu, kita akan perbaiki tahun ini seperti apa,” katanya.


Kondisi arus lalu lintas jalan tol Cipali arah Jakarta. (Metrotvnews.com/A Rofahan)


Korlantas Polri juga telah memetakan sejumlah titik rawan, seperti bottleneck di jalan tol dan peningkatan volume kendaraan roda dua di jalur arteri. Titik-titik ini akan menjadi fokus pengamanan pada musim mudik mendatang.

Selain itu, Agus menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menyukseskan Operasi Ketupat. Sinergi ini dilakukan melalui koordinasi dengan kementerian, lembaga, serta pemangku kepentingan lainnya untuk menyusun kebijakan pendukung, seperti pembatasan kendaraan dan pengaturan arus lalu lintas.

“Koordinasi dan kolaborasi stakeholder itu adalah kunci keberhasilan,” imbuhnya.

Dengan perencanaan berbasis evaluasi dan dukungan berbagai pihak, Korlantas Polri optimistis pengamanan mudik Lebaran 2026 berjalan lebih optimal. Masyarakat juga dapat melakukan perjalanan dengan aman, tertib, dan lancar. (Muhammad Adyatma Damardjati)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)