Oknum ASN Ganti Pelat Mobdin Jadi Kendaraan Pribadi Dapat Teguran

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Aris Setya.

Oknum ASN Ganti Pelat Mobdin Jadi Kendaraan Pribadi Dapat Teguran

Aris Setya • 7 April 2026 15:58

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi soal kasus ASN mengganti pelat kendaraan dinas menjadi pelat putih di kawasan Puncak, Bogor. Ia menegaskan, tindakan tersebut tidak bisa ditoleransi meski mengaku sedang menjalankan tugas.

Kasus ini sebelumnya viral di media sosial, memperlihatkan kendaraan dinas Pemprov DKI menggunakan pelat putih dengan alasan agar tidak mencolok saat berada di luar wilayah Jakarta. Pramono menyebut, Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) telah memberikan teguran kepada ASN tersebut.

"Sudah ditegur oleh BPAD. Jadi kalau di Jakarta yang gitu-gitu kita enggak kasih toleransi. Kalau memang harus berkendaraan dinas ya berkendaraan dinas," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 7 April 2026.

Pramono menilai, penggunaan pelat yang tidak sesuai justru menimbulkan kesan yang tidak baik, apalagi saat diketahui oleh aparat di lapangan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Uus Kuswanto menjelaskan, berdasarkan laporan BPAD, ASN tersebut berada di luar kota dalam rangka kegiatan pembuatan konten promosi aset milik Pemprov DKI.

"Yang bersangkutan kebetulan di hari libur sedang melaksanakan untuk konten Pak, konten kegiatan untuk promosi kebetulan di DKI memiliki salah satu aset yang ada di Cimacan sehingga pada saat konten itu dilaksanakan mempergunakan kendaraan," ungkap Uus.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Antara.

Namun, permasalahan muncul karena kendaraan dinas tersebut justru diganti pelatnya menjadi putih. Terkait alasan penggantian pelat yang disebut agar tidak mencolok, Uus menyebut hal tersebut masih dalam proses pendalaman lebih lanjut.

"Yang jadi permasalahan kendaraannya dirubah plat menjadi plat putih. Itu mungkin nanti yang sedang didalami terkait dengan masa teguran yang disampaikan dari BPAD," ujar Uus.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Siti Yona Hukmana)