Sampaikan Belasungkawa Mendalam, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Tegaskan Perang Total Lawan Narkoba

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Aipda (Anumerta) Yudhi Perdana Putra. (Foto: Dok. Pemprov Kalteng)

Sampaikan Belasungkawa Mendalam, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Tegaskan Perang Total Lawan Narkoba

Patrick Pinaria • 7 July 2026 10:46

Palangkaraya: Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran menyampaikan rasa duka cita dan belasungkawa mendalam atas gugurnya tiga anggota kepolisian Katingan. 

Diketahui, tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan, yakni Aipda Yudhi Perdana Putra, Bripda Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumariyanto ditemukan gugur setelah melakukan penggerebekan terhadap terduga bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kamis, 2 Juli 2026, lalu. 

Atas insiden tersebut, Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran bersama Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan langsung mendatangi keluarga korban untuk melayat ke rumah duka Aipda (Anumerta) Yudhi Perdana Putra. Kedatangan Gubernur dan Kapolda di rumah duka Jalan Semangka Nomor 22A, Kelurahan Kasongan Lama, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan disambut haru pihak keluarga almarhum. 

Keduanya menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban. Gubernur juga mengecam insiden berdarah yang berujung meninggalnya tiga orang personel aparat kepolisian saat menjalankan tugas.

Di tengah selimut awan duka, orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai menegaskan insiden ini justru menjadi pemantik untuk memperkuat sinergi dalam memberantas jaringan barang terlarang tersebut hingga ke akarnya.

"Saya atas nama pribadi dan seluruh masyarakat Kalimantan Tengah mengucapkan rasa belasungkawa yang paling dalam atas gugurnya tiga putra terbaik Polri," ujar Agustiar Sabran. 

"Mereka adalah pahlawan yang gugur di garis depan demi melindungi generasi muda kita dari bahaya narkoba. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan," ungkapnya. 
 



Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama seluruh jajaran aparat penegak hukum berkomitmen untuk tidak memberikan ruang sedikit pun bagi peredaran narkotika. 

Agustiar Sabran juga memastikan akan mendorong pihak berwajib untuk mengusut tuntas peristiwa tragis ini, sekaligus memberikan dukungan penuh untuk keluarga yang ditinggalkan. 

"Peristiwa ini adalah duka mendalam bagi kita semua, namun saya tegaskan kita tidak boleh takut, apalagi mundur. Kejadian ini justru menjadi alarm keras bahwa perang melawan narkoba di Kalimantan Tengah harus semakin masif dan total," kata Agustiar Sabran. 

"Saya akan memberikan santunan dan menjamin anak dari tiga pahlawan yang gugur ini diberi beasiswa hingga kuliah," ucapnya. 

Lebih lanjut, Gubernur mengajak seluruh masyarakat juga ikut andil dan berkomitmen bersama untuk menjaga keamanan, memberantas narkoba, serta memelihara persatuan demi mewujudkan Kalimantan Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera.

"Mari kita satukan tekad dan semangat bersama kepolisian untuk menjaga keamanan, memberantas narkoba, menolak segala bentuk kejahatan, serta memelihara persatuan di Kalimantan Tengah," pungkasnya.

(Patrick Pinaria)