Wakil Ketua Umum MUI Marsudi Syuhud (tengah) bersama jajaran pimpinan MUI dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (kedua kanan) memberikan keterangan pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (5/2/2026) (ANTARA/HO-Divisi Humas Polri)
Tanggap Bencana, Polri bakal Latih Tim Rescue MUI
Achmad Zulfikar Fazli • 5 February 2026 17:49
Jakarta: Polri dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) bekerja sama dalam memberikan pelatihan tim tanggap bencana yang berada di dalam tubuh MUI menyusul banyaknya bencana yang terjadi belakangan ini. Tim tersebut bernama Muslim Disaster Rescue (MDR) dan diketuai Ketua MUI Komisi Badan Penanggulangan Bencana Nusron Wahid.
"Karena banyak bencana, kami mengharapkan bisa kerja sama antara MUI dengan Bapak Kapolri, dengan Polri, ini untuk membuat satu tim rescue yang di MUI telah didirikan," kata Wakil Ketua Umum MUI Marsudi Syuhud di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, dilansir dari Antara, Kamis, 5 Februari 2026.
Melalui kerja sama tersebut, dia berharap Polri dapat memberikan pelatihan seputar pertolongan saat bencana. "Dari mulai training-training (pelatihan-pelatihan) untuk membuat dari kepengurusan MDR ini mampu untuk menanggulangi bencana yang kemungkinan sering terjadi di Indonesia ini," ujar dia.
Baca Juga:
2.257 Rumah di Muara Enim Terendam Banjir |
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyambut baik kerja sama yang terjalin terkait pemberian pelatihan kesiapsiagaan maupun tanggap bencana kepada personel MUI. Sebagai tindak lanjut, Kapolri mengatakan pihaknya akan menyiapkan hal-hal yang bersifat teknis.
"Apakah itu latihan dan hal-hal lain yang diperlukan untuk menindaklanjuti MoU (memorandum of understanding) ataupun kerja sama yang akan kita laksanakan," kata Kapolri.
Sebelumnya, Ketua MUI Komisi Badan penanggulangan Bencana Nusron Wahid mengungkapkan pihaknya akan membuat Muslim Disaster Recovery (MDR), yaitu unit reaksi cepat untuk menanggulangi bencana. Pembentukan tim tersebut sama dengan Muhammadiyah yang telah memiliki Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Nahdlatul Ulama yang memiliki Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI).