DPR/Ilustrasi Metro TV/Fachri
Ketua OJK hingga Kepala BEI Mundur, Komisi XI Dorong Pemerintah Melakukan 3 Hal
M Sholahadhin Azhar • 30 January 2026 21:23
Jakarta: Wakil Ketua Komisi XI DPR Hanif Dhakiri merespons mundurnya Mahendra Siregar, dari pucuk pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hanif menghormati hal tersebut.
"Namun perlu ditegaskan, mundurnya pejabat bukan lah solusi utama atas persoalan pasar. Yang jauh lebih penting adalah memastikan kepercayaan investor tidak semakin tergerus," kata Hanif saat dikonfirmasi Metrotvnews.com, Jumat, 30 Januari 2026.
Menurut Hanif, IHSG yang anjlok bukan semata persoalan teknis pasar. Tetapi, mencerminkan kombinasi sentimen global dan kegelisahan domestik.
Kombinasi itu, kata Hanif, mulai dari tekanan eksternal, ketidakpastian kebijakan, hingga persepsi terhadap tata kelola pasar. Dalam situasi seperti ini, kata dia, yang dibutuhkan bukan kepanikan, melainkan kepemimpinan yang tenang, transparan, dan meyakinkan.
Komisi XI, kata Hanif, memandang pemerintah perlu segera melakukan tiga hal. Pertama, memberikan sinyal kebijakan yang konsisten dan kredibel, khususnya terkait stabilitas fiskal dan pasar keuangan.

DPR/Ilustrasi Metro TV/Fachri
Kedua, kata Hanif, memperkuat koordinasi antara OJK, Bank Indonesia, dan Kementerian Keuangan agar respons terhadap gejolak pasar berjalan terpadu. "Ketiga, menjaga kepercayaan investor melalui komunikasi publik yang jujur, terukur, dan tidak saling menyalahkan," tegas Hanif.
Pasar, kata Hanif, tidak takut pada koreksi, tetapi sangat sensitif terhadap ketidakpastian. Karena itu, dia menilai kebutuhan saat ini adalah kepastian arah, ketegasan pengelolaan, dan kepemimpinan yang memberi rasa aman.
"Komisi XI akan terus mengawal agar reformasi sektor keuangan berjalan sehat, transparan, dan berpihak pada stabilitas jangka panjang," tegas Hanif.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com