Kemenhaj Targetkan Biaya Haji 2027 Disepakati Pekan Depan

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (kiri) dan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak (kanan) saat konferensi pers Doa dan Zikir bersama di Kantor Kemenhaj, Jakarta. Foto: ANTARA/Asep Firmansyah.

Kemenhaj Targetkan Biaya Haji 2027 Disepakati Pekan Depan

Fachri Audhia Hafiez • 14 September 2026 17:38

Jakarta: Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menargetkan Panitia Kerja (Panja) Haji DPR dan Panja Haji Pemerintah menyepakati besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) pekan depan. Proses pembahasan besaran biaya disebut masih 85 persen.

"Insya Allah dalam satu minggu ke depan kita akan bisa ada kesepakatan tentang angka yang harus dibayar oleh jamaah yang akan kita ajukan ke Presiden," ujar Irfan di Jakarta, dilansir Antara, Senin, 14 September 2026.
 


Irfan mengatakan pembahasan mengenai besaran biaya haji masih terus bergulir intensif di tingkat Panja. Hal ini guna mendapatkan nominal yang paling tepat dan transparan.

“Panja Haji DPR dan Panja Haji kita sedang bicara terus kita menghitung terus untuk memastikan menetapkan berapa angka yang paling layak,” ucap Irfan.

Irfan menegaskan kepastian besaran biaya haji sangat krusial agar calon jemaah dalam daftar tunggu tahun berjalan dapat segera menyiapkan dana pelunasan. Selain itu, penetapan angka tersebut akan memudahkan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mematangkan persiapan teknis di dalam negeri maupun di Arab Saudi.


Ilustrasi jemaah haji Indonesia. Foto: Media Center Haji 2026.

Sebelumnya, pemerintah telah mengusulkan rata-rata BPIH Tahun 2027 sebesar Rp107.340.172,02 per jemaah. Skema tersebut menggunakan komposisi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang ditanggung jemaah sebesar Rp42.936.068,81 (40 persen) dan alokasi Nilai Manfaat sebesar Rp64.404.103,21 (60 persen).

Di samping persoalan biaya, Menhaj mengingatkan calon jemaah haji untuk menjaga stamina dan mental sejak jauh hari sebelum jadwal keberangkatan ke Tanah Suci. “Kepada jamaah saya minta pertama tentu menyiapkan fisik maupun mental dan juga menyiapkan keuangan,” kata Irfan.

(Fachri Audhia Hafiez)