Pemkot Jakut Tebus Ratusan Ijazah Warga yang Tertahan di Sekolah

Ilustrasi penebusan ijazah. Foto: Antara.

Pemkot Jakut Tebus Ratusan Ijazah Warga yang Tertahan di Sekolah

Anggi Tondi Martaon • 5 May 2026 23:20

Jakarta: Pemerintah Kota Jakarta Utara (Pemkot Jakut) menebus ijazah milik ratusan warga kota setempat yang tertahan di sekolah. Ijazah para lulusan tersebut tertahan karena belum melakukan pelunasan biaya pendidikan meskipun telah lulus.

“Hari ini, ada 246 ijazah warga yang diserahkan kepada pemiliknya melalui dukungan Baznas (Bazis),” kata Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat dikutip dari Antara, Selasa, 5 Mei 2026.

Menurut Hendra, penebusan tersebut merupakan bentuk kolaborasi nyata dan kepedulian terhadap dunia pendidikan serta masa depan generasi muda. 

Hendra menjelaskan program Tebus Ijazah merupakan salah satu prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai wujud keberpihakan kepada masyarakat. Khususnya bagi peserta didik maupun alumni yang menghadapi kendala ekonomi maupun administratif.

"Ijazah bukan sekadar dokumen, melainkan bukti perjuangan sekaligus pintu awal menuju masa depan yang lebih baik,” ujar Hendra.

Melalui penebusan ijazah tersebut, dia berharap para penerima manfaat semakin termotivasi untuk melanjutkan pendidikan, bekerja, dan berkarya.

Dia juga mengajak orang tua untuk terus mendukung dan mendampingi anak-anaknya. Sehingga, generasi muda tersebut tidak berhenti belajar dan terus berkembang.

"Kami berkomitmen memastikan tidak ada lagi warga yang terhambat masa depannya hanya karena ijazah tertahan," ungkap Hendra.

Ilustrasi ijazah. Foto: MI.

Sementara itu, warga Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Tasya Winda Sari mengaku sangat bersyukur dengan adanya bantuan penebusan ijazah tersebut.

Lulusan SMK Sahid 1 Jakarta Utara itu mengakui ijazahnya sempat tertahan selama tiga tahun karena kendala biaya. "Prosesnya mudah, saya sangat senang. Ijazah ini akan saya gunakan untuk melamar pekerjaan,” ucap Tasya. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)