Ilustrasi judi online. Dok. MI
DPR Minta Polri Bongkar Jaringan Judol Internasional di Indonesia
Rahmatul Fajri • 11 May 2026 12:08
Jakarta: Anggota Komisi III DPR Abdullah meminta Bareskrim Polri membongkar seluruh jaringan judi online (judol) yang masih beroperasi di wilayah hukum Indonesia, tanpa terkecuali. Hal ini menyusul terungkapnya sindikat judol di Kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat.
“Tidak boleh ada lagi jaringan judi online, baik internasional maupun nasional, yang beroperasi di Indonesia. Bongkar jaringan judol yang lain. Semua jaringan judol harus ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata Abdullah dalam keterangan tertulis, Senin, 11 Mei 2026.
Abdullah menyoroti modus operasional para pelaku judi online yang kini semakin canggih dengan dukungan teknologi tinggi. Menurutnya, Polri dituntut untuk terus memperkuat kapasitas personel dan penguasaan teknologi agar tidak tertinggal dari para pelaku kejahatan siber.
“Aparat penegak hukum juga harus terus meningkatkan kapasitas, kemampuan digital, serta penguasaan teknologi agar dapat terus selangkah lebih maju dari para pelaku,” imbuhnya.
.jpeg)
Sindikat judi online di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat diringkus Polri. Metro TV/Aris
Lebih lanjut, Abdullah menekankan bahwa dampak judi online sudah sangat merusak, mulai dari keretakan rumah tangga hingga ancaman terhadap masa depan generasi muda. Ia meminta adanya kolaborasi lintas lembaga, termasuk pengawasan ketat terhadap transaksi digital dan pelacakan aliran dana internasional.
“Negara tidak boleh kalah dari pelaku kejahatan digital. Judi online telah merusak banyak keluarga dan menimbulkan persoalan sosial. Karena itu, pemberantasannya harus menjadi prioritas bersama,” pungkas Abdullah.
Diketahui, Polri membongkar sindikat judol lintas negara di Jakarta Barat. Dalam operasi tersebut, aparat kepolisian berhasil mengamankan 320 warga negara asing (WNA) dan satu warga negara Indonesia (WNI) yang diduga menjalankan operasional perjudian ilegal.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com