Pendidikan jadi Sarana Memutus Rantai Kemiskinan

Wakil Ketua DPR Saan Mustopa bertegur sapa dengan anak-anak di SDN Santaka, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (31/10/2026). ANTARA/HO-DPR

Pendidikan jadi Sarana Memutus Rantai Kemiskinan

Achmad Zulfikar Fazli • 2 November 2026 09:58

Jakarta: Setiap anak dinilai perlu mendapat kesempatan bersekolah setinggi mungkin terlepas dari kondisi ekonomi keluarganya. Sebab, pendidikan merupakan salah satu jalan untuk memutus rantai kemiskinan.

"Saya masih meyakini dan percaya sampai hari ini, yang bisa mengubah masa depan seseorang, keluarga seseorang, dan lingkungan itu adalah pendidikan," ucap Wakil Ketua DPR Saan Mustopa di Jakarta, dilansir dari Antara, Senin, 2 November 2026.

Saan mengatakan pendidikan tidak hanya membuka kesempatan bagi seseorang untuk memperbaiki kehidupannya, tetapi juga berpotensi meningkatkan kondisi sosial dan ekonomi keluarga. Da mengingatkan orang tua agar tidak menjadikan keterbatasan ekonomi sebagai alasan untuk menghentikan pendidikan anak.

Menurut dia, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang manfaatnya dapat dirasakan generasi mendatang. Dia mengibaratkan pendidikan seperti menanam pohon mangga dari biji. Orang yang menanam belum tentu menikmati hasilnya, tetapi generasi berikutnya dapat merasakan manfaatnya.

"Jangan pernah menghentikan anak kita untuk sekolah, karena sekolah itu seperti investasi untuk masa depan. Mungkin kita yang menanam tidak menikmati hasilnya, tetapi generasi yang akan datang bisa merasakannya," kata Saan.

Ilustrasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dok. MI/Arya Manggala


Saan menegaskan akan mendorong agar anak-anak memperoleh kesempatan bersekolah dan tidak kehilangan akses pendidikan karena keterbatasan biaya.

"Saya tidak tega kalau ada orang datang dan tidak bisa sekolah. Karena itu, saya ingin terus mendorong agar anak-anak bisa mendapatkan pendidikan," ujar Saan.

(Achmad Zulfikar Fazli)