Presiden Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi yang berlokasi di Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat, pada Jumat, 30 Oktober 2026. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr
Prabowo Sebut Pendidikan Kunci Pembangunan Bangsa
Gabriella Thesa Widiari • 30 October 2026 20:09
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran fundamental dalam mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa. Kepala Negara menilai pendidikan yang berkualitas menjadi fondasi utama dalam pembangunan bangsa.
“Kunci daripada keberhasilan nation building adalah pendidikan. Pendidikan dari sangat awal, pendidikan dari sebelum lahir, pendidikan orang tua, pendidikan usia dini, pendidikan taman kanak-kanak, pendidikan sekolah dasar, sekolah menengah, pertama, sekolah lanjutan, dan seterusnya,” ujar Prabowo dalam keterangan tertulis, Jumat, 30 Oktober 2026.
Kepala Negara mengingatkan bahwa investasi besar di bidang pendidikan harus ditopang oleh pengelolaan kekayaan negara yang bersih dari praktik korupsi.
“Kita butuh pendidikan yang baik, tapi kita butuh investasi yang besar, kita butuh dana yang besar. Karena itu sumber daya bangsa harus diamankan, sumber daya bangsa harus dijaga. Sumber daya bangsa tidak boleh dicuri, tidak boleh diselewengkan, tidak boleh dikorupsi. Korupsi, penyelewengan, penyalahgunaan wewenang, sesungguhnya adalah awal kehancuran bangsa,” kata Prabowo.
.jpeg)
Presiden Prabowo Subianto melakukan peninjauan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi yang berlokasi di Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat, pada Jumat, 30 Oktober 2026. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr.
Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan gagasan pendirian SMA Taruna Nusantara berangkat dari kesadaran untuk menyiapkan calon pemimpin masa depan. Kecerdasan intelektual dinilai harus berjalan selaras dengan integritas serta moralitas yang kuat.
“Pemimpin yang unggul harus diseleksi yang baik. Seleksi yang baik unggul, tidak unggul hanya otaknya, unggul badannya, unggul jiwanya, unggul hatinya,” ungkap Prabowo.
Prabowo mengatakan, akses terhadap pendidikan berkualitas harus terbuka luas bagi seluruh anak bangsa tanpa membedakan latar belakang. Prinsip kesetaraan ini menjadi landasan utama pendirian SMA Taruna Nusantara dalam menjaring potensi terbaik dari berbagai daerah.
“Bibit-bibit unggul ini, hasil daripada lembaga ini akan berkarya, akan berbuat, akan memberi kebaikan untuk negara, akan memberi penemuan untuk negara, akan memberi kekayaan untuk negara,” pungkas Prabowo.