Puan Sebut DPR Terus Perkuat Transformasi Kelembagaan

Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan pidato kebangsaan dalam Habibie Democracy Forum 2026 di Jakarta, Selasa (3/11/2026). (ANTARA/Fath Putra Mulya)

Puan Sebut DPR Terus Perkuat Transformasi Kelembagaan

Achmad Zulfikar Fazli • 3 November 2026 14:40

Jakarta: Ketua DPR Puan Maharani menyebut DPR terus memperkuat transformasi kelembagaan untuk meningkatkan kinerja legislasi, anggaran, dan pengawasan. Transformasi kelembagaan diperlukan untuk memastikan pelaksanaan kewenangan negara dan penyelenggaraan pelayanan publik semakin berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“DPR RI terus meningkatkan kinerjanya dalam merespons aspirasi rakyat, memperkuat dan mempertajam substansi undang-undang, mengawal uang rakyat dalam APBN, serta memastikan kinerja pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada rakyat,” kata Puan di Jakarta, dilansir dari Antara, Selasa, 3 November 2026.

Puan mengatakan transformasi tidak cukup dilakukan melalui perubahan kebijakan atau pergantian orang, tetapi harus disertai perubahan pola pikir dan cara kerja yang mampu menghasilkan perubahan nyata.

Puan menilai kepemimpinan transformatif perlu dikembangkan di seluruh lembaga negara dengan memperkuat tata kelola yang transparan, pelaksanaan kewenangan yang bertanggung jawab, serta pelayanan publik yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Namun, Puan mengakui transformasi DPR belum sepenuhnya selesai dan tidak selalu berjalan mudah. Sejumlah tantangan yang masih dihadapi meliputi keterbatasan kelembagaan, perbedaan kepentingan politik, budaya politik, serta kesenjangan antara harapan masyarakat dan hasil kerja DPR.

"Semua itu harus menjadi bahan introspeksi dan pembenahan, bukan alasan untuk berhenti melakukan perubahan," ujar Puan.

Ilustrasi Gedung DPR RI. Foto- MI/Susanto


Puan menegaskan perubahan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa dan tidak dapat hanya mengandalkan kepemimpinan satu orang atau kelompok tertentu.

Menurut dia, masyarakat, organisasi masyarakat sipil, dunia usaha, kalangan intelektual, dan lembaga negara perlu mengambil tanggung jawab sesuai dengan peran masing-masing untuk mendorong transformasi bangsa.

(Achmad Zulfikar Fazli)