Polisi Masih Analisis CCTV Teror Molotov di Rumah DJ Donny

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin (kedua dari kiri) saat ditemui di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat. Foto: ANTARA/Ilham Kausar

Polisi Masih Analisis CCTV Teror Molotov di Rumah DJ Donny

Fachri Audhia Hafiez • 7 January 2026 21:36

Jakarta: Polda Metro Jaya tengah melakukan analisis mendalam terhadap rekaman kamera pengawas (CCTV) terkait aksi teror yang menyasar kediaman pemengaruh (influencer) Ramon Dony Adam alias DJ Donny. Polisi fokus mengidentifikasi pelaku yang terekam melakukan pelemparan bom molotov.

"Itu kan perlu kami analisis. Mudah-mudahan segera bisa merekonstruksikan pasalnya maupun tersangkanya siapa," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat, dilansir Antara, Rabu, 7 Januari 2026.
 


Iman menjelaskan bahwa penyidik saat ini terus mengumpulkan fakta-fakta hukum di lapangan. Sebanyak lima orang saksi yang mengetahui, mendengar, dan melihat langsung kejadian tersebut telah dimintai keterangan untuk memperkuat proses penyelidikan.

Ia memastikan pihak kepolisian akan memberikan perlindungan dan melakukan penegakan hukum secara profesional terhadap setiap laporan masyarakat yang masuk ke Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, DJ Donny melaporkan rentetan teror yang dialaminya dalam kurun waktu sepekan. Teror pertama terjadi pada Senin, 29 Desember 2025, berupa pengiriman bangkai ayam ke rumahnya. Puncaknya terjadi pada Rabu dini hari, 31 Desember 2025, saat rumahnya dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal.

"Jadi kemarin saya dapat teror, dikirim bangkai ayam ke rumah saya. Lalu semalam jam 3.00 WIB di CCTV terekam orang lempar molotov ke rumah saya," ungkap DJ Donny saat melaporkan kasus tersebut di Polda Metro Jaya, Rabu, 31 Desember 2025.


Ramon Dony Adam alias DJ Donny. Foto: Dok. Istimewa.

Menurut Donny, aksi nekat pelaku tidak hanya mengancam keselamatan keluarganya, tetapi juga berpotensi membahayakan lingkungan sekitar jika terjadi kebakaran hebat. Atas dasar keamanan bersama, ia memutuskan untuk menempuh jalur hukum agar pelaku segera tertangkap.

"Kalau rumah saya terbakar, mungkin enggak ada masalah, tapi kalau sampai rumah tetangga saya, rumah orang lain, nah, itu kan jadi masalah. Makanya hari ini saya harus lapor ke Polda Metro Jaya," kata DJ Donny.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)