Ilustrasi. Foto: dok MI/Susanto.
Efek Nominasi Ketua The Fed Versi Trump, Rupiah Parkir di Rp16.798/USD
Ade Hapsari Lestarini • 2 February 2026 17:48
Jakarta: Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan di Jakarta, Senin, bergerak melemah 12 poin atau 0,07 persen menjadi Rp16.798 per USD dari sebelumnya Rp16.786 per USD.
Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi nominasi calon Ketua Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh oleh Presiden AS Donald Trump.
"Trump menominasikan mantan Gubernur Fed Kevin Warsh sebagai pilihannya untuk menggantikan ketua petahana Jerome Powell di pucuk pimpinan bank sentral,” kata Ibrahim dalam keterangan tertulis di Jakarta, dilansir Antara, Senin, 2 Februari 2026.
Mengutip Anadolu, Trump telah mengumumkan dirinya memilih mantan Gubernur The Fed Kevin Warsh sebagai pengganti Jerome Powell sebagai Ketua Bank Sentral AS yang akan berakhir masa jabatannya pada Mei 2026.

Ilustrasi. Foto: dok MI/Ramdani
Trump anjurkan suku bunga lebih rendah
Meskipun sebelumnya dikenal sebagai pendukung inflasi yang ketat, Warsh baru-baru ini berpihak pada Trump dengan secara terbuka menganjurkan suku bunga lebih rendah. Trump sendiri berulang kali mengatakan akan menunjuk seorang Ketua Fed yang mendukung suku bunga lebih rendah.
Dengan suku bunga saat ini antara 3,5-3,75 persen, Trump berpendapat AS harus memiliki suku bunga terendah di dunia dan menyerukan penurunan hingga satu persen.
"Warsh sebagian besar dianggap setuju dengan seruan Trump untuk menurunkan suku bunga secara tajam. Namun, ia juga dipandang kritis terhadap aktivitas pembelian aset Fed, yang menunjukkan kebijakan moneter jangka panjang di bawah Warsh mungkin tidak selunak yang diantisipasi pasar pada awalnya," ungkap Ibrahim.
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah ke level Rp16.800 per USD dari sebelumnya Rp16.796 per USD.