Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metrotvnews.com/Candra.
Buntut Macet Parah Tanjung Priok, Pramono Sampaikan Teguran Keras kepada Pelindo
Vania Liu • 19 April 2025 10:44
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung geram dengan kemacetan parah yang terjadi di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut). DKI 1 itu memerintahkan Dinas Perhubungan (Dishub) menegur PT Pelindo sebagai pengelola pelabuhan di Ibu Kota tersebut.
"Tadi saya sudah sampaikan kepada Kepala Dinas Perhubungan kalau diperlukan saya akan berkirim surat kepada pelindung untuk memberikan peringatan sekeras-kerasnya," kata Pramono saat dikutip dari Metro TV, Sabtu, 19 April 2025.
Eks Sekretaris Kabinet itu menegaskan kejadian tersebut tidak boleh terulang. Pramono menyebut kemacetan parah terjadi akibat ketidakprofesional Pelindo.
"Ini menunjukkan bahwa ketidakprofesionalan pengelola yang ada di Tanjung Priok," ungkap dia.
Baca juga:
Kemacetan Horor di Tanjung Priok, Siapa Bertanggung Jawab? |
Dia menjelaskan kapasitas normal daya tampung truk kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok normalnya 2.500 truk per hari. Namun, dipaksakan untuk menjadi 4.000 truk per hari.
"Sehingga mengalami jam dan akhirnya saya juga baru tahu tadi pagi dari Kepala Dinas Perhubungan bukan lagi 4.000 tetapi menjadi 7.000 truk," sebut dia.
Dia tak terima alasan yang disampaikan pihak Pelindo. Kemacetan terjadi karena libur panjang Lebaran Idulfitri 2025.
"Walaupun mereka mengatakan karena ada libur panjang 3 hari berturut-turut kemudian habis Lebaran Idul Fitri mereka mau memanfaatkan itu. Tetapi sekali lagi dampaknya kepada orang yang menggunakan
transportasi di dalam Jakarta dampaknya luar biasa," ujar dia.