Presiden Prabowo Subianto/BPMI Setpres
Presiden Prabowo Dinilai Serius Basmi Tambang Ilegal
Candra Yuri Nuralam • 8 October 2025 08:10
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menghadiri penyerahan smelter hasil sitaan mega korupsi timah ke PT Timah Tbk dari Kejaksaan Agung, kepada Kementerian Keuangan dan diberikan kepada Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Hal itu dinilai sebagai konsistensi dalam pemberantasan tambang ilegal.
“Presiden Prabowo membuktikan bahwa penegakan hukum terhadap tambang ilegal bukan omon-omon. Ini langkah nyata yang menunjukkan komitmen beliau,” kata Direktur Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan melalui keterangan tertulis, Rabu, 8 Oktober 2025.
Kehadiran Presiden dalam penyerahan aset itu dinilai sebagai bukti nyata terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia. Terbilang, kasus rasuah yang menyeret Timah dan turunannya membuat negara merugi besar-besaran.
“Menurut Kejaksaan Agung, kerugian negara malah mencapai Rp300 triliun. Angka tersebut bukan sekadar statistik, tapi, cermin bocornya kekayaan alam yang seharusnya masuk ke kas negara,” ucap Iwan.
Baca Juga :Tekad Prabowo Basmi Tambang Ilegal
Presiden diharap terus memberikan gebrakan untuk mencegah tambang ilegal terus beroperasi di Indonesia. Termasuk, menindak perusahaan bandel yang tidak mau mengurus izin.
“Penegakan aturan tidak boleh pandang bulu. Kalau perusahaan tidak berkomitmen pada reklamasi dan lingkungan, ya harus dicabut izinnya,” ujar Iwan.
Sebelumnya, Presiden Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Bangka Belitung pada Senin, 6 Oktober 2025. Dalam kunjungannya, presiden menghadiri penyerahan smelter hasil sitaan mega korupsi timah ke PT Timah Tbk dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan dan diberikan kepada Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Presiden Prabowo Subianto/BPMI SetpresLokasi penyerahan dilakukan di smelter PT Tinindo Internusa di Jalan Ketapang, Kota Pangkalpinang. Diketahui pada kasus korupsi timah, Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita lima smelter termasuk Tinindo.
Sejumlah pejabat tinggi negara menemani Presiden Prabowo Subianto seperti Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin dan Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon.