Warga Harap Transportasi Jakarta Digratiskan Lewat Subsidi Pajak

Warga menggunakan TransJakarta. Foto: Metro TV/Muhammad Alvi Randa.

Warga Harap Transportasi Jakarta Digratiskan Lewat Subsidi Pajak

Muhammad Alvi Randa • 24 April 2026 16:58

Jakarta: Kebijakan tarif transportasi umum Rp1 dalam rangka Hari Transportasi Nasional disambut antusias oleh masyarakat komuter di ibu kota. Di balik apresiasi terhadap promo tersebut, warga menyuarakan harapan agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kelak dapat menggratiskan layanan transportasi secara permanen melalui optimalisasi subsidi pajak.

Rifat, salah seorang penumpang angkutan umum tujuan Tebet, Jakarta Selatan, menilai tarif Rp1 yang berlaku hari ini sangat membantu meringankan beban finansialnya. Namun, ia berharap pemerintah bisa melangkah lebih jauh. Ia mendorong agar pendapatan negara, khususnya dari sektor pajak, dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk layanan mobilitas tanpa biaya.

"Harapan kita, jika negara memiliki pendapatan yang cukup dan efisien, transportasi publik kelak tidak perlu bayar lagi karena anggarannya bisa diambil dari pajak kita. Konsep subsidi penuh seperti JakLingko itu sangat membantu masyarakat," ujar Rifat kepada Metrotvnews.com Jumat, 24 April 2026.

Aspirasi ini muncul bukan tanpa alasan. Rifat menjelaskan, tingginya ketimpangan antara pendapatan dan biaya hidup di Jakarta sering kali mencekik masyarakat kelas menengah ke bawah. Pada hari-hari biasa, ia harus merogoh kocek hingga Rp50 ribu per hari hanya untuk biaya transportasi menggunakan kombinasi TransJakarta, KRL, dan MRT.

Bagi para pekerja, pembebasan biaya transportasi massal dinilai sebagai solusi paling rasional dan krusial untuk menjaga stabilitas daya beli masyarakat secara jangka panjang. Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan pemberlakuan tarif khusus Rp1 untuk seluruh layanan MRT, LRT, dan TransJakarta.

Ilustrasi transportasi umum. Foto: Metrotvnews.com/Alvi.

Kebijakan ini diluncurkan sebagai bentuk apresiasi bagi warga yang telah beralih ke angkutan massal sekaligus menjadi upaya konkret pemerintah menekan angka polusi udara.

"Untuk menyambut Hari Transportasi Nasional ini, pemerintah memberikan fasilitas kemudahan bertransportasi gratis. Kami menginginkan masyarakat semakin terbiasa menggunakan fasilitas transportasi umum milik Pemprov DKI Jakarta," tegas Pramono melalui akun Instagram pribadinya 23, April 2026.

Kebijakan ini dipastikan berjalan lancar di lapangan. Petugas TransJakarta mengonfirmasi penyesuaian sistem pemotongan saldo menjadi satu rupiah di seluruh gerbang masuk gate telah berlaku sejak pagi hari. Sesuai arahan Gubernur, akses transportasi murah ini berlaku inklusif dan merata, baik bagi warga Jakarta maupun warga dari luar Jakarta.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Siti Yona Hukmana)