Harga Emas Dunia Tergelincir saat Trump Longgarkan Tarif atas Greenland

Emas batangan. Foto: dok Global Bullion Suppliers.

Harga Emas Dunia Tergelincir saat Trump Longgarkan Tarif atas Greenland

Husen Miftahudin • 22 January 2026 09:03

Chicago: Harga emas dunia memangkas kenaikannya pada perdagangan Rabu waktu setempat, tergelincir dari rekor tertingginya sepanjang masa. Ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump menarik kembali beberapa ancamannya terkait Greenland.

Mengutip data Yahoo Finance, Kamis, 22 Januari 2026, harga emas spot naik 0,3 persen menjadi USD4.778,51 per ons, setelah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa pada USD4.887,82. Sementara kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Februari ditutup 1,5 persen lebih tinggi pada USD4.837,50 per ons.

Pasar ekuitas pulih setelah Trump menarik ancaman untuk mengenakan tarif pada sejumlah negara Uni Eropa atas sikap mereka terhadap Greenland, dengan mengatakan ia telah mencapai kesepakatan dengan NATO tentang masa depan pulau terbesar di dunia tersebut.

Emas, yang dianggap sebagai penyimpan nilai yang aman selama ketidakstabilan ekonomi dan politik, melonjak sebanyak 64 persen pada 2025 dan sudah naik sebesar 11 persen di awal 2026 ini.
 

Baca juga: Klaim Ada Kemajuan Dialog Terkait Greenland, Trump Batal Terapkan Tarif ke Eropa


(Ilustrasi pergerakan harga emas. Foto: dok Bappebti)
 

Fed tegaskan tahan suku bunga


Sementara itu, hakim Mahkamah Agung AS mengisyaratkan skeptisisme terhadap upaya Trump untuk memecat Gubernur Federal Reserve Lisa Cook dalam kasus yang mempertaruhkan independensi bank sentral.

Fed kemungkinan akan mempertahankan suku bunga utamanya hingga kuartal ini dan mungkin hingga masa jabatan Ketua Jerome Powell berakhir pada Mei, menurut mayoritas ekonom.

Diketahui, suku bunga yang lebih rendah menguntungkan emas yang tidak menghasilkan imbal hasil.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)