Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Polri Periksa Saksi-CCTV

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir. Foto: Antara

Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Polri Periksa Saksi-CCTV

M Sholahadhin Azhar • 14 March 2026 00:21

Jakarta: Polri tengah memeriksa saksi-saksi hingga rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar tempat kejadian perkara. Hal ini terkait penyelidikan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus.

"Pengumpulan berbagai alat bukti digital, dalam hal ini termasuk CCTV, yang kemudian sedang dalam proses untuk analisa lebih lanjut. Harapannya dapat teridentifikasi segera, ya," kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir, dikutip dari Antara, Sabtu, 14 Maret 2026.

Dia mengatakan rekaman CCTV tersebut tengah dikumpulkan untuk kemudian dianalisis. Bersamaan dengan itu, polisi telah memeriksa dua saksi.
 


"Sejauh ini, para saksi masih dalam proses pendalaman dalam bentuk wawancara interview. Terdata ada dua. Mungkin nanti akan dia berkembang, karena ini masih awal," tutur Johnny.

Sebagaimana arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Polri berkomitmen untuk mengungkap pelaku dari kasus ini. "Kami yakin dan percaya ini akan terungkap," ujarnya.

Johnny pun menegaskan Polri mengusut kasus itu secara transparan dan tanpa pandang bulu.

"Akan serius dan bersungguh-sungguh untuk membuat terang benderang, mengungkap, dan menangkap pelakunya, siapa pun dia. Tentunya nanti kita akan tetap ada dalam prosedur atau koridor,” ucap dia.

Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus menjadi korban penyerangan oleh orang tidak dikenal yang menyiramkan air keras hingga mengakibatkan luka pada bagian tangan dan kaki serta gangguan pada penglihatan.

Peristiwa tersebut terjadi sesaat setelah Andrie selesai melakukan rekaman siniar (podcast) di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) yang membahas topik militerisme dan uji materi Undang-Undang TNI.


Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir. Foto: Antara

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, sekitar pukul 23.37 WIB korban tengah mengendarai sepeda motor di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat.

Dua orang pelaku yang menggunakan sepeda motor kemudian mendekati korban dan menyiramkan air keras sebelum melarikan diri.

Akibat serangan tersebut korban mengalami luka bakar pada sekitar 24 persen bagian tubuh dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis darurat, terutama pada bagian mata yang terkena cairan tersebut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)