Delegasi Afghanistan 'Belajar' Pengendalian Narkoba ke Kelurahan Pisangan Timur Jaktim

Kunjungan delegasi UNODC Afghanistan yang didampingi BNN RI dan BNNK Jakarta Timur. Foto: Metrotvnews.com/Zaenal Arifin.

Delegasi Afghanistan 'Belajar' Pengendalian Narkoba ke Kelurahan Pisangan Timur Jaktim

Zaenal Arifin • 10 February 2026 22:38

Jakarta: Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur (Jaktim), menerima delegasi dari United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) Afghanistan. Kunjungan ini sebagai study banding dalam menekan peredaran narkoba.

Lurah Pisangan Timur Didik Diarjo, mengatakan dipilihnya Kelurahan Pisangan Timur, karena mampu menekan peredaran narkoba di wilayah tersebut. "Relawan yang ada di Pisangan Timur dinilai oleh BNN merupakan salah satu relawan yang terkonsisten yang ada di kota Jakarta," kata Didik di kantornya usai kunjungan delegasi UNODC Afghanistan, Selasa, 10 Februari 2026.

Dalam pertemuan di Aula Kantor Kelurahan Pisangan Timur itu, masyarakat yang tergabung dalam Relawan Anti Narkoba, memberikan penjelasan kepada perwakilan ONODC terkait kesuksesannya memberantas peredaran narkoba.

Dalam menyukseskan perang terhadap narkoba, para relawan mengajak para orangtua, tokoh agama, tokoh lingkungan, dan seluruh pihak terkait untuk memberikan edukasi bahaya penyalahgunaan narkotika kepada masyarakat.

"Mereka di Afghanistan sangat susah sekali atau sulit sekali melakukan pencegahan terhadap narkoba. Makanya mereka belajar apa kiat-kiat yang mereka dapatkan dari Indonesia," ujarnya.

Selanjutnya, jelas Didik Diarjo, jika terdapat warga yang menjadi pemakai narkotika, maka si pemakai itu akan dibawa ke kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat maupun BNN Kota Jakarta Timur untuk dilakukan rehabilitasi.

Relawan Anti Narkoba ini sudah bekerja sejak tahun 2022 saat BNN RI menetapkan Kelurahan Pisangan Timur sebagai bagian pilot project Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar) di Jakarta.

Lurah Pisangan Timur Didik Diarjo. Foto: Metrotvnews.com/Zaenal.

Ketua Relawan Anti Narkoba Pisangan Timur, Muhammad Djunaidi, menuturkan berkat upaya edukasi dilakukan secara bertahap berhasil menekan peredaran narkotika hingga 90 persen. Capaian tersebut jadi kabar baik karena dahulunya Kelurahan Pisangan Timur dikategorikan pihak kepolisian sebagai wilayah yang rawan peredaran narkotika di Kecamatan Pulogadung.

"Untuk yang menjadi bantu, yang pemakai, itu kita arahkan untuk rehab di BNN tanpa dipungut biaya. Kemudian untuk yang pengedar, tentu saja kita serahkan kepada pihak yang berwajib," tutur Djunaidi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)