Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth sidak Terminal Kalideres saat mudik lebaran. Foto: Dok. Istimewa
DPRD DKI Sidak Terminal Kalideres Pastikan Kesiapan Transportasi Publik
Siti Yona Hukmana • 18 March 2026 22:36
Jakarta: DPRD DKI Jakarta inspeksi mendadak (sidak) Terminal Kalideres, Jakarta Barat pada arus mudik Lebaran 2026. Kegiatan ini untuk memastikan kesiapan pelayanan transportasi publik layak, aman, dan nyaman.
“Secara umum operasional terminal berjalan cukup baik. Fasilitas utama seperti ruang tunggu, loket tiket, area keberangkatan dan kedatangan, serta papan informasi sudah tersedia dan berfungsi,” kata Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, Rabu, 18 Maret 2026.
Meski demikian, pria yang akrab disapa Bang Kent itu mencatat masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi. Salah satunya terkait kebersihan fasilitas, khususnya toilet dan beberapa sudut ruang tunggu yang dinilai belum optimal.
“Kami meminta pengelola terminal Kalideres ini bisa meningkatkan frekuensi pembersihan dan memastikan petugas kebersihan siaga selama 24 jam, mengingat jumlah penumpang akan meningkat signifikan,” ujar Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta tersebut.
“Memang kondisi cuaca akhir-akhir ini cukup terik. Ini akan menjadi perhatian kami ke depannya terkait kebutuhan penyejuk udara,” ujar Kent.
Selain itu, Kent menilai masih terdapat potensi penumpukan penumpang di sejumlah titik, seperti area boarding dan loket tiket. Ia mendorong adanya pengaturan antrean yang lebih tertib serta penambahan petugas untuk mengurai kepadatan.
Lebih lanjut, Kent mengungkap DPRD DKI Jakarta membuka peluang untuk merenovasi Terminal Kalideres sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik, khususnya dalam menghadapi lonjakan penumpang saat arus mudik dan balik. Namun, ia belum bisa memastikan waktu pelaksanaan renovasi tersebut. Menurutnya, wacana ini akan dibahas lebih lanjut dalam rapat DPRD DKI Jakarta.
“Terminal ini memang umurnya sudah cukup tua dan memang sudah selayaknya direnovasi agar menjadi lebih baik. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami ke depan. Terminal Kalideres memiliki peran strategis sebagai salah satu simpul transportasi utama di Jakarta Barat, sehingga perlu ditingkatkan menjadi lebih representatif, modern, dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Ketua IKAL (Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI) PPRA Angkatan LXII itu.
Sementara dari sisi keamanan, Kent mengapresiasi kehadiran petugas gabungan yang terdiri dari kepolisian, Dinas Perhubungan, dan tenaga kesehatan. Namun, ia mendorong agar pengawasan diperketat guna mengantisipasi praktik percaloan tiket serta potensi tindak kriminal.
“Kami juga meminta agar seluruh armada bus dipastikan dalam kondisi laik jalan melalui pemeriksaan rutin demi keselamatan penumpang,” ujar Kent.

Ilustrasi mudik di terminal. Foto: Media Indonesia
Dalam sidak tersebut, Kent turut berdialog dengan sejumlah pemudik. Ia menerima berbagai masukan, mulai dari kepastian jadwal keberangkatan hingga peningkatan kenyamanan ruang tunggu dan keamanan barang bawaan.
Para pemudik juga berharap adanya penyampaian informasi yang lebih jelas dan mudah diakses, baik melalui papan digital maupun petugas di lapangan. Kent menegaskan, arus mudik merupakan momen krusial yang membutuhkan kesiapan maksimal dari seluruh pihak. Oleh karena itu, ia meminta Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan pengelola terminal segera melakukan evaluasi menyeluruh.
“Koordinasi lintas sektor harus diperkuat agar arus mudik bisa berjalan lancar dan masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) DPD PDI Perjuangan Jakarta itu.
Di samping itu, Kent mengimbau para pemudik untuk menjaga ketertiban, mengikuti arahan petugas, serta memastikan kondisi kesehatan sebelum melakukan perjalanan. DPRD DKI Jakarta dipastikan berkomitmen untuk terus mengawal peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor transportasi.
“Terminal Kalideres harus menjadi simpul transportasi yang modern, nyaman, dan berpihak pada masyarakat,” ungkap Kent.