Ilustrasi. Foto: Medcom/Eko Nordiansyah.
Menguat Tipis, Rupiah Parkir di Rp15.875/USD
Ade Hapsari Lestarini • 22 November 2024 16:56
Jakarta: Kurs rupiah pada penutupan perdagangan sore ini bergerak menguat, setelah pagi tadi nyaris menyentuh level Rp16 ribu per USD.
Melansir data Bloomberg, Jumat, 22 November 2024, rupiah menguat ke level Rp15.875 per USD dibandingkan pembukaan perdagangan yang berada di posisi Rp15.923 per USD.
Selama perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah sudah bergerak menguat hingga 55,5 poin atau setara 0,35 persen.
Senada, melansir data Yahoo Finance, rupiah diperdagangkan ke posisi Rp15.870 per USD. Gerak rupiah terpantau menguat hingga 49 poin atau setara 0,31 persen.
Sedangkan berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah berada di level Rp15.911 per USD.
| Baca juga: BI Diminta Tahan Suku Bunga Acuan Demi Menolong Rupiah |
.jpg)
Ilustrasi mata uang rupiah. Foto: dok MI
Ruang penurunan BI Rate terbatas
Bank Indonesia (BI) mengungkapkan masih akan ada ruang penurunan suku bunga atau BI Rate ke depan, meski akan terbatas. Penurunan suku bunga BI akan mempertimbangkan rendahnya inflasi serta pertumbuhan ekonomi nasional.
Lebih lanjut, melihat perkembangan dinamika global yang bergerak cepat, saat ini fokus BI diarahkan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dari dampak semakin tingginya ketidakpastian geopolitik hingga perekonomian global, dengan perkembangan politik AS pascakemenangan Donald Trump sebagai Presiden.
"Sehingga, arah kebijakan suku bunga BI ke depan akan terus memperhatikan pergerakan nilai tukar rupiah dan prospek inflasi di dalam negeri serta perkembangan data dan dinamika kondisi yang berkembang dalam mencermati ruang penurunan suku bunga lebih lanjut," jelas Ibrahim.