Kepala BB POM Jakarta Jeffeta Pradeko Putra. Foto: Metro TV/Damar.
Siswa di 5.151 Sekolah Jakarta bakal Diedukasi Bahaya Obat Keras
Muhammad Adyatma Damardjati • 21 October 2026 14:06
Jakarta: Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BB POM) Jakarta menyiapkan program edukasi pencegahan penyalahgunaan obat keras ke 5.151 sekolah di DKI Jakarta. Program itu rencananya akan dimulai pada Selasa, 27 Oktober 2026.
"Tanggal 27 Oktober minggu depan, kita akan datangi SD, SMP, dan SMA melalui Training of Trainer," ujar Kepala BB POM Jakarta Jeffeta Pradeko Putra dalam konferensi pers di Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2026.
"Gubernur dijadwalkan untuk hadir dan kemudian yang menjadi pembicara Kak Seto dan Kak Cornelia Agatha," ujar Jeffeta.
.jpeg)
Polda Metro Jaya membongkar pabrik obat keras ilegal di Sukoharjo, Jawa Tengah. Foto: Metro TV/Damar.
Edukasi dilakukan untuk memutus rantai permintaan obat keras. Menurut Jeffeta, penindakan suplai harus diimbangi dengan penekanan permintaan.
"Kami juga melakukan pendidikan, kemudian kami mau rawat. Masalah ini bukan masalah tanggung jawab polisi saja, atau Badan POM saja, BNN, pengadilan, tetapi adalah tanggung jawab kita bersama," ungkap Jeffeta.
Langkah itu sejalan dengan penekanan Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto soal pentingnya membangun ketahanan sosial. Edukasi bahaya narkoba ditanamkan sejak dini agar anak memiliki imunitas menolak narkoba hingga dewasa.
Program edukasi ini juga bagian dari upaya BB POM melindungi generasi muda dari penyalahgunaan obat keras. BB POM juga mengingatkan masyarakat agar membeli obat di sarana resmi.