Pembagian masker gratis di Jakarta. Foto: Istimewa.
Permintaan Meningkat, Penjual Masker Diimbau Tak Naikkan Harga
Siti Yona Hukmana • 10 September 2026 13:40
Jakarta: Penjual masker diimbau tidak menaikkan harga menyusul meningkatnya permintaan. Masker diburu masyarakat usai abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menyebar sampai Jakarta.
"Saya berpesan kepada penjual masker untuk tak menaikkan harga semaunya. Harus disesuaikan dengan batas margin yang wajar sesuai arahan Pak Gubernur (DKI Jakarta Pramono Anung),” kata Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth dalam keterangan tertulis, Kamis, 10 September 2026.
Di sisi lain, Legislator DKI itu membagikan masker gratis kepada masyarakat bersama jajaran Kecamatan Grogol Petamburan di Jalan Latumenten, Jakarta Barat. Pembagian masker dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik dan debu yang masih beterbangan di langit Ibu Kota.
“Kami melihat adanya paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau yang belum sepenuhnya menghilang. Jadi sebagai langkah antisipasi, saya melakukan kegiatan pembagian masker gratis,” ujar Kenneth.
Ada 10 dus masker dibagikan kepada masyarakat, baik pejalan kaki maupun pengendara motor. Kent memastikan pembagian masker kepada masyarakat akan dilakukan secara berkala, bahkan pembagian diperluas bila sebaran abu vulkanik kembali berdampak ke Jakarta.

Ilustrasi pembagian masker. Foto: Dok. Antara.
Ia juga meminta masyarakat tidak khawatir apabila kesulitan mendapatkan masker karena keterbatasan stok maupun harga yang meningkat. Ia mempersilakan masyarakat menyampaikan kebutuhan masker lewat akun media sosialnya.
“Kami sebagai wakil rakyat dan pemerintah wajib memperhatikan kesehatan warga. Akan saya bagikan secara cuma-cuma,” ujar Alumni PPRA Lemhannas RI Angkatan LXII itu.
Pembagian masker ini disambut baik warga karena merasa terbantu. Salah satunya dirasakan Geni, warga Kalideres yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi ojek.
Geni mengatakan, kenaikan harga masker membuat dirinya kesulitan membeli perlengkapan pelindung tersebut. Ia mengungkapkan harga masker naik sejak ada abu vulkanik.
“Uang saya pas-pasan untuk membeli masker. Alhamdulillah dapat masker gratis, setidaknya saya bisa aman dari debu saat ngojek di jalan,” kata Geni.