Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra Arsyad. (Metro TV/ Fitra Asri Rama)
Kasus Pembunuhan IRT di Pekanbaru, Polisi Buru Menantu Korban
Fitra Asrirama • 2 May 2026 21:35
Pekanbaru: Polda Riau masih memburu pelaku pembunuhan brutal terhadap seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kota Pekanbaru, Riau. Polisi menduga kasus yang juga disertai pencurian ini melibatkan orang yang masih memiliki hubungan keluarga dengan korban.
Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, mengatakan pihaknya masih memburu empat orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut, termasuk seorang perempuan berinisial AF yang merupakan menantu korban.
"Seorang wanita inisial AF yang masih kita kejar," kata Pandra di Pekanbaru, Sabtu, 2 Mei 2026.
Baca Juga :
Tim identifikasi Polda Riau telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan memeriksa sejumlah ruangan. Mulai dari kamar, ruang tamu, hingga dapur. Dari hasil penyelidikan, rekaman CCTV di rumah korban pada Rabu, 29 April 2026, memperlihatkan korban dipukul menggunakan potongan kayu hingga meninggal dunia.
"Kepolisian Daerah Riau dalam hal ini Polresta Pekanbaru bersama Dorektur Resrse Kriminal Umum Polda Riau tidak mengenal lelah saat ini kami akan mengejar di mana pun pelaku berada. Kita sudah mengarah kepada satu pelaku yang nantinya terangnya suatu masalah," ungkap Pandra.

Terduga pelaku pembunuhan terekam CCTV. Foto: Istimewa.
Korban diketahui bernama Dumaris Denny Waty Sitio, yang ditemukan tewas di rumahnya di Jalan Kurnia 2, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru.
Setelah korban tewas, para pelaku diduga mengambil sejumlah barang berharga dari rumah, seperti cincin emas, uang tunai sekitar 400 dolar Singapura, serta beberapa barang elektronik. Penyidikan dan pengejaran terhadap para pelaku masih terus dilakukan oleh polisi.