Penggeledahan di Kafe dan Money Changer terkait Korupsi Batu Bara Masih Berlangsung

Suasana penggeledahan sejumlah kasus korupsi di kafe dan money changer di kawasan Cipete, Jaksel. Foto: Metro TV.

Penggeledahan di Kafe dan Money Changer terkait Korupsi Batu Bara Masih Berlangsung

Anggi Tondi Martaon • 8 July 2026 19:33

Jakarta: Tim gabungan Polri dan Polda Metro Jaya menggeledah kafe dan money changer di kawassan Cipete, Jakarta Selatan (Jaksel), Rabu, 8 Juli 2026. Penggeledahan masih dilakukan hingga saat ini.

Berdasarkan pantauan Breaking News Metro TV, sejumlah petugas terlihat masih berada di dalam kafe tersebut. Sedangkan bagian luar kafe dijaga oleh personel Brimob.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan, penggeledahan berkaitan penyidikan dugaan korupsi pasokan batu bara; kasus dugaan korupsi Asabri dan Jiwasraya pada 2020-2025; dan dugaan pencucian uang dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI.

Budi mengatakan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri dan Polda Metro Jaya melakukan penyidikan dugaan kasus korupsi, tindak pidana pencucian uang (TPPU) hingga suap.

"Kortastipidkor bersama Polda Metro Jaya dalam melakukan penyidikan dugaan kasus korupsi, meliputi suap, gratifikasi, dan pencucian uang ada beberapa lokasi saat ini secara serempak dilaksanakan penggeledahan, termasuk di lokasi sekarang, di Cafe De'Klan dan Koin Money Changer," kata Budi dikutip dari Antara, Rabu, 8 Juli 2026.

Menurut dia, penyidikan ini menjadi atensi Presiden Prabowo Subianto terhadap dugaan kasus korupsi, sehingga turut menjadi perhatian kepolisian untuk melakukan pengungkapan dan penyidikan.

Sejumlah petugas menjaga proses penggeledahan yang dilakukan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri dan Polda Metro Jaya di sebuah kafe di kawasan Cipete, Jaksel. Foto: Antara.

Ada delapan lokasi yang secara serentak dilakukan penggeledahan. Termasuk lokasi yang didatangi pihak Kepolisian pada hari ini, yaitu Cafe de'Clan dan tempat tukar uang Poin Money Changer.

"Sehingga dari proses penyelidikan dan penyidikan menuju kepada delapan titik yang tadi disampaikan, beberapa yang dilaksanakan tempat penggeledahan," ungkap Budi.

(Anggi Tondi)