Lepas Tim Mudik Metro TV, Kakorlantas Tegaskan Kesiapan Operasi Ketupat

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho. Foto: Dok. Istimewa.

Lepas Tim Mudik Metro TV, Kakorlantas Tegaskan Kesiapan Operasi Ketupat

Fachri Audhia Hafiez • 12 March 2026 13:07

Jakarta: Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan komitmen institusinya dalam mengawal kelancaran arus mudik melalui Operasi Ketupat 2026. Ia menyatakan bahwa negara hadir sepenuhnya untuk memastikan masyarakat tidak hanya lancar dalam berlalu lintas, tetapi juga merasa aman dari sisi kriminalitas selama merayakan Idulfitri.

"Operasi Ketupat 2026 adalah operasi kemanusiaan. Operasi Ketupat bukan hanya operasi di bidang lalu lintas, bukan hanya mengamankan arus mudik dan balik, tetapi negara hadir. Polri hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memastikan rangkaian bulan suci Ramadan dan Idulfitri berjalan dengan aman, tertib, dan kondisi aman di bidang kriminalitas dan lancar di bidang lalu lintas," ujar Agus saat menghadiri pelepasan Tim Monitor Mudik 2026 di Grand Lobby Metro TV, Kedoya, Jakarta Barat, Kamis, 12 Maret 2026.
 


Agus menjelaskan bahwa tahun ini Polri mengusung tagline 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia'. Pesan ini menjadi instruksi langsung dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai bentuk jaminan bahwa pemerintah telah siap melayani masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman dengan berbagai skenario rekayasa lalu lintas yang matang.

"Jadi bukan hanya mengelola arus lalu lintas mobilitas mudik dan balik, tetapi negara hadir memastikan bahwa masyarakat yang akan mudik dan balik harus selamat dan aman beserta bahagia. Karena tagline Operasi Ketupat tahun ini adalah 'Mudik Aman Keluarga Bahagia' dan negara sudah siap untuk melayani masyarakat," kata Agus.

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa Korlantas Polri tidak hanya bekerja dengan imbauan, tetapi mengandalkan sistem data dan teknologi secara real time. Melalui kolaborasi lintas sektoral dengan prinsip 'Together We Can', Polri bersama para stakeholder siap mengeksekusi skema contraflow hingga one way secara presisi di titik-titik puncak arus.

"Tentunya Korlantas Polri bukan hanya mengimbau, tetapi hasil dari sistem yang kami bangun berbasis data dan teknologi yang real time agar supaya mudik balik itu lancar. Negara hadir untuk memastikan aman di bidang kriminalitas, lancar di bidang lalu lintas," tambah Agus.


Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho (kedua dari kanan). Foto: Dok. Istimewa.

Agus mengingatkan bahwa mudik adalah momentum emosional bagi masyarakat Indonesia untuk melepas kerinduan. Oleh karena itu, kehadiran petugas di lapangan harus mampu meyakinkan pemudik bahwa perjalanan mereka akan nyaman hingga sampai di tujuan.

"Mudik dan balik itu perjalanan rindu, rindu ke kampung halaman dan rindu dengan keluarga. Bukan hanya kehadiran negara di lapangan, tapi memastikan bahwa negara dan stakeholder Polri untuk meyakinkan bahwa masyarakat yang berangkat menuju mudik harus aman dalam perjalanan, nyaman dalam perjalanan sampai tujuan aman, sampai tujuan ketemu keluarganya harus bahagia," ujar Agus.

Acara pelepasan tersebut turut dihadiri oleh Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, jajaran Direksi Jasa Marga, serta Jasa Raharja.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)