Lapas Salemba Disidak, Alat Cukur hingga Gunting Disita

Petugas menyita gunting dan perkakas lain dalam sidak. Foto: Metro TV/Chris

Lapas Salemba Disidak, Alat Cukur hingga Gunting Disita

Christian • 8 May 2026 12:57

Jakarta: Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Salemba, Jakarta Pusat, melakukan razia terhadap warga binaan. Razia untuk memutus mata rantai peredaran narkoba, handphone, serta barang terlarang.

“Hari ini kami lakukan razia terhadap warga binaan dan kamar hunian. Kami masih temukan beberapa barang terlarang di bebebrapa blok hunian,” ucap Kalapas Salemba, Amico Balalembang di Lapas Salemba, Jumat, 8 Mei 2026

Amico mengatakan barang-barang yang ditemukan seperti gunting, kabel, benang, alat cukur kumis. Barang tersebut tidak diperbolehkan masuk ke dalam blok hunian. Seluruh barang terlarang yang ditemukan di dalam blok hunian tersebut akan di data.
 


“Seluruh barang-barang tersebut kita akan musnahkan. Sedangkan warga binaan akan kita lakukan pemeriksaan dan mendapat sanksi,” tegas Amico.

Amico mengatakan bagi warga binaan yang kedapatan memiliki barang-barang terlarang akan diperiksa. Kemudian, penghuni juga disanksi sesuai pelanggaran.

“Jika memang terbukti, akan dikenakan sanksi berupa hukuman disiplin, strapsel dan kemudian tidak mendapatkan hak-haknya seperti remisi atau pengurangan masa hukuman,” ungkap Amico.


Petugas menyita gunting dan perkakas lain dalam sidak. Foto: Metro TV/Chris

Amico mengatakan petugas juga melakukan pemeriksaan urine terhadap warga binaan. Termasuk, terhadap petugas lapas.

“Pemeriksaan urine ini merupakan bagian dari pelaksanaan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba dan Penipuan,” kata Amico.

Amico mengatakan hal tersebut merupakan langkah konkret untuk memberikan yang terbaik dalam melaksanakan tugas. Jika, pegawai sudah terpapar narkoba, tentu kinerjanya akan berpengaruh.

"Syukur seluruh pegawai Lapas Salemba dinyatakan negatif narkoba setelah dilakukan pemeriksaan urine, ini langkah awal yang bagus untuk performa selanjutnya," ucap Amico.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)