Hadapi Kekeringan, Pemprov DKI Didorong Ubah Air Laut Jadi Air Bersih

Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin. Foto: Metro TV/ Nattasya Amani.

Hadapi Kekeringan, Pemprov DKI Didorong Ubah Air Laut Jadi Air Bersih

Nattasya Amani Vrazeti • 17 September 2026 06:40

Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta didorong untuk mengambil langkah antisipasi dalam menghadapi ancaman kemarau panjang dan potensi krisis air bersih di wilayah Ibu Kota. Salah satunya, dengan teknologi pengolahan air laut menjadi air tawar.

"Mungkin juga langkah yang harus dilakukan adalah melakukan, di Kepulauan Seribu tuh sudah ada tuh desalinasi ya, mengubah air laut jadi air bersih, air tawar,” ujar Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin, Rabu, 16 September 2026. 

Suhud menilai hal tersebut efektif dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat setempat. “Saya kira itu juga harus sudah mulai dicoba dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan Jakarta ini kekurangan air bersih,” ujar Suhud. 

Bantuan air bersih di tengah kekeringan musim kemarau. Foto: Antara.

Dengan adanya peringatan dini dari BPBD DKI Jakarta serta proyeksi kemarau yang dinilai cukup panjang, DPRD DKI berharap Pemprov dapat segera mematangkan langkah-langkah mitigasi konkret. Hal itu guna memastikan ketersediaan pasokan air bersih bagi seluruh warga Jakarta tetap aman terjaga.

“Memang harus diantisipasi ya. Kemarin kan ada level awas dari BPBD. Nah saya kira ini harus disikapi serius karena kekeringan ini kan tidak bisa tidak bisa dihindari gitu lah, panjang,” kata Suhud. 

(Siti Yona Hukmana)