Ilustrasi penyidik KPK. Foto- Medcom.id
Update OTT Pekalongan: KPK Periksa 10 ASN di Mapolres
Achmad Zulfikar Fazli • 3 March 2026 16:25
Jakarta: Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sekitar 10 pejabat atau aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Pemeriksaan berlangsung di aula dan posko yang berada di lantai 2 Mapolres Kota Pekalongan.
"Iya, benar, di ruang aula dan posko. Akan tetapi, kami tidak tahu secara persis kegiatan ataupun pemeriksaan apa yang sedang dilakukan KPK, siapa saja yang diperiksa, berapa orang yang diperiksa, maupun materinya," kata Pejabat Sementara Kasi Humas Polres Kota Pekalongan Iptu Purno Utomo di Pekalongan, dilansir dari Antara, Selasa, 3 Maret 2026.
Pemeriksaan sejumlah ASN Pemkab Pekalongan ini diduga berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Pekalongan Fadia Arafiq. KPK telah menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dan sejumlah pihak lainnya di Pekalongan dan telah diboyong ke Jakarta untuk diperiksa secara intensif.
Selain itu, KPK telah menyegel sejumlah ruangan di lingkungan Pemkab Pekalongan. Salah satunya ruang kerja Bupati Pekalongan.
Ada lima mobil berpelat merah atau mobil dinas Pemkab Pekalongan terpantau masih terparkir di halaman Mapolres Pekalongan Kota.
Baca Juga:
OTT KPK, Penyidik Gelar Pemeriksaan di Pekalongan dan Jakarta |
.jpg)
Ilustrasi. Medcom
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum-Taru Kabupaten Pekalongan, Budhi Antoyo, meminta ASN tetap tenang dan bekerja sesuai time line serta tugas pokok fungsinya. Dia juga mengingatkan agar area yang disegel KPK benar-benar steril dari kegiatan para pegawai.
"Kita tidak tahu apa persoalannya. Yang penting mari kita berdoa dan meminta kekuatan kepada Yang Maha Kuasa," kata dia.