Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto berbicara dengan awak media di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (24/10/2026). ANTARA/Nadia Putri Rahmani
Kapolri Pastikan Menghargai Segala Aspirasi Masyarakat
Siti Yona Hukmana • 28 October 2026 12:13
Jakarta: Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memastikan Polri menghargai segala bentuk penyampaian aspirasi masyarakat di muka umum. Hal ini menyusul penyampaian aspirasi sejumlah elemen masyarakat di DPR/MPR, Monas, dan Tugu Tani, Jakarta Pusat, Rabu, 28 Oktober 2026.
"Kepolisian menghargai segala bentuk penyampaian pendapat di muka umum," kata Suyudi di Gedung Mabes Polri, Jakarta dilansir Antara, Rabu, 28 Oktober 2026.
"Kita tetap mengedepankan upaya yang humanis, tetap melakukan upaya preventif, preemtif kepolisian," ujar Suyudi.

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir (tengah). ANTARA/HO-Divisi Humas Polri
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan Polri berkomitmen memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan komunikasi, pendekatan humanis, dan kolaborasi bersama berbagai elemen masyarakat. Penyampaian aspirasi diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998
"Kebebasan menyampaikan pendapat merupakan hak yang harus dihormati dan dilindungi,” ujar Isir.
Isir menjelaskan upaya menjaga kamtibmas dilaksanakan melalui tahapan preemtif, preventif, hingga penegakan hukum sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan. Pada tahap preemtif, Polri melakukan deteksi dini, peringatan dini, serta membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan di ruang fisik maupun ruang digital.
Selain itu, edukasi dan komunikasi publik terus diperkuat untuk mendorong masyarakat menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab serta menangkal informasi yang tidak benar dan berpotensi menimbulkan keresahan.
Pada tahap preventif, kehadiran personel kepolisian di lapangan diarahkan untuk memberikan pelayanan dan perlindungan kepada peserta aksi maupun masyarakat umum.
Pengaturan lalu lintas, patroli, penjagaan, serta komunikasi dengan koordinator lapangan menjadi bagian dari upaya menjaga situasi tetap kondusif tanpa mengabaikan hak masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) hingga berbagai elemen masyarakat menggelar penyampaian aspirasi sekitar pukul 14.00 WIB di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.