Eks Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil. Foto: Metrotvnews.com/Siti Yona Hukmana.
KPK Ungkap RK Tukarkan Uang Miliaran Rupiah Terkait Kasus Rasuah Iklan
Candra Yuri Nuralam • 31 January 2026 10:24
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendeteksi adanya aliran uang terkait rasuah pengadaan iklan masuk ke kantong mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK). Dalam catatan KPK, ada miliaran rupiah dana ditukarkan oleh RK.
“Kami meng-capture, ada dugaan penukaran mata uang asing-rupiah yang nilainya mencapai miliaran rupiah,” kata juru bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, dikutip pada Sabtu, 31 Januari 2026.
Budi mengatakan, penukaran uang itu terjadi pada 2021 sampai 2024. Totalnya belum bisa dirinci saat ini.
Menurut Budi, transaksi yang dipantau penyidik terjadi di luar negeri. KPK turut memantau sejumlah aktivitas RK di luar negeri dalam beberapa waktu.
“Memang ada aktivitas-aktivitas di luar negeri yang kami dalami, maka kami juga mendalami berkaitan dengan penukaran-penukaran uang yang dilakukan,” ucap Budi
Dalam dugaan ini, asisten pribadi RK, Randy Kusumaatmadja, sudah diperiksa penyidik untuk mendalami sejumlah aktivitas dan transaksi RK. Informasi detil baru dibuka dalam persidangan.
Dalam kasus ini, KPK memanggil eks Gubernur Jawa Barat RK pada Selasa, 2 November 2025. RK membantah terlibat kasus dugaan korupsi pengadaan iklan. Dia membantah menerima aliran dana terkait perkara tersebut.
_%20Metrotvnews_com%20Fachri%20Audhia%20Hafiez(1).jpg)
Eks Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil (RK). Foto: Metrotvnews.com/Fachri.
"Kalau ditanya saya mengetahui, saya tidak tahu. Apalagi terlebat, menikmati hasilnya dan sebagainya," kata RK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 2 November 2025.
RK mengamini jabatan gubernur di Jawa Barat memiliki tupoksi penting dalam badan usaha milik daerah (BUMD). Namun, tugas itu hanya diketahui jika dilaporkan oleh direksi.
"Gubernur hanya mengetahui aksi korporasi ini kalau dilaporkan, satu, oleh direksi, dua, oleh komisaris selaku pengawas, tiga, oleh kepala biro BUMD," ujar RK.
Tiga pihak itu disebut tidak melapor kepada RK. Sehingga, dia mengeklaim tidak terlibat kasus rasuah pengadaan iklan di bank daerah, yang tengah diusut KPK.
KPK akan mengecek aliran uang kasus korupsi terkait Ridwan Kamil. Khususnya, kepada pesohor Aura Kasih.
“Informasi-informasi dari masyarakat seperti ini tentu menjadi pengayaan bagi penyidik, dan ini penting. Nanti kami akan cek validitas dari informasi tersebut,” ujar juru bicara KPK Budi Prasetyo, dikutip Jumat, 26 Desember 2025.
Menurut Budi, salah satu cara mengecek kebenaran informasi itu adalah dengan memanggil pihak-pihak yang mengetahui hal tersebut.
“Kami akan cek, dan tentunya nanti bisa dilakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang bisa menjelaskan terkait dengan informasi tersebut,” kata Budi.