Dolar AS Tersungkur di Tengah Ancaman Hukum Powell soal Renovasi Gedung Fed

Dolar AS dan Euro. Foto: Xinhua/Zheng Huansong.

Dolar AS Tersungkur di Tengah Ancaman Hukum Powell soal Renovasi Gedung Fed

Husen Miftahudin • 13 January 2026 08:49

New York: Dolar Amerika Serikat (AS) jatuh pada perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), setelah Departemen Kehakiman AS mengancam akan mendakwa Ketua Federal Reserve Jerome Powell atas komentarnya kepada Kongres tentang proyek renovasi gedung, yang menimbulkan kekhawatiran tentang independensi bank sentral AS dan prospek jangka panjang mata uang tersebut.
 
Mengutip MarketWatch, Selasa, 13 Januari 2026, indeks dolar AS, yang merupakan ukuran nilai dolar AS terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya, melemah sebesar 0,3 persen menjadi 98,87.
 
Adapun, euro naik 0,29 persen terhadap dolar AS menjadi USD1,1671. Franc Swiss termasuk di antara mata uang dengan kinerja terbaik pada perdagangan Senin, dengan dolar melemah sebanyak 0,54 persen menjadi 0,797.
 
Sementara, terhadap yen Jepang, dolar justru menguat sebesar 0,15 persen menjadi 158,12. Sebelumnya, penguatan dolar AS terhadap yen mencapai level tertinggi satu tahun di 158,19.
 

Baca juga: Mata Uang BRICS akan Jadi Saingan Dolar AS? Berikut Penjelasannya


(Dolar AS. Foto: Freepik)
 

Powell 'diseret' Departemen Kehakiman

 
Powell pada Minggu mengatakan Fed telah menerima surat panggilan dari Departemen Kehakiman tentang pernyataan yang dia buat kepada Kongres musim panas lalu tentang pembengkakan biaya untuk proyek renovasi gedung senilai USD2,5 miliar di kantor pusat Fed di Washington.
 
Dia menyebut tindakan itu sebagai 'dalih' bagi Gedung Putih untuk mendapatkan lebih banyak pengaruh atas suku bunga, yang ingin dipangkas secara drastis oleh Presiden AS Donald Trump. Namun demikian, Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt membantah pernyataan Powell dan meminta pejabat Departemen Kehakiman untuk menyelidiki Powell.
 
Trump diperkirakan akan menggantikan Powell dengan kepala Fed yang lebih lunak ketika masa jabatan Powell berakhir pada Mei mendatang, meskipun Powell mungkin tetap menjabat sebagai gubernur Fed.
 
Trump akan mewawancarai kepala manajer investasi obligasi BlackRock Rick Rieder pada Kamis, lapor Fox Business Network. Rieder termasuk di antara empat finalis yang dipertimbangkan untuk menggantikan Powell.
 
Senator AS Lisa Murkowski memberikan dukungannya kepada rencana sesama Republikan Thom Tillis untuk memblokir calon Trump karena penyelidikan Departemen Kehakiman.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)