Ilustrasi. Foto: Dok istimewa
Populer Ekonomi: Diskon Superindo hingga IHSG Tembus Rekor Tertinggi
Eko Nordiansyah • 17 January 2026 09:48
Jakarta: Pemberitaan mengenai Superindo menghadirkan promo spesial menarik kepada masyarakat menjadi berita paling populer di Kanal Ekonomi Metrotvnews.com, Jumat, 16 Desember 2025. Selain itu ada pemberitaan mengenai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan kapitalisasi pasar bursa kembali mencatatkan rekor tertinggi.
Berikut berita paling populer di Kanal Ekonomi Metrotvnews.com:
1. Superindo Gelar Diskon Besar-Besaran, Cek Sekarang!
Salah satu raksasa supermarket ternama di Indonesia yakni Superindo, menghadirkan promo spesial menarik kepada masyarakat yang ingin mendapatkan harga miring untuk kebutuhan rumah.Baca selengkapnya di sini
2. Ekonomi Iran Hadapi Tekanan Ganda: Inflasi Tinggi dan Runtuhnya Mata Uang
Ekonomi Iran tengah menghadapi periode sulit dengan inflasi tahunan di atas 40 persen, nilai tukar rial yang anjlok, dan tekanan sanksi internasional. Krisis ini memicu gelombang protes nasional sejak 28 Desember 2025, dimulai dari para pedagang di Teheran yang mogok menuntut perbaikan kondisi ekonomi, kemudian meluas ke berbagai kota dengan melibatkan buruh, mahasiswa, dan masyarakat umum.Baca selengkapnya di sini
3. Harga Emas Meroket Picu Buyback, Berapa Harga di Antam?
Kenaikan emas pada tahun 2026 ini terus berlanjut dan mengalami progres yang meroket pada 15 Januari 2026. Hal ini juga memicu tingginya harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dan jadi yang tertinggi dalam sejarah.Baca selengkapnya di sini
4. IHSG dan Kapitalisasi Saham Tembus Rekor Tertinggi Pekan Ini
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan kapitalisasi pasar bursa kembali mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH). Keduanya naik masing-masing pada level 9.075,406 dan Rp16.512 triliun pada Kamis, 15 Januari 2026.Baca selengkapnya di sini
5. Asia Diprediksi Tetap Jadi Mesin Pertumbuhan Global di 2026
Kawasan Asia diproyeksikan tetap menjadi mesin utama pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2026 meski menghadapi tantangan geopolitik dan ekonomi dunia. Laporan Asia House Annual Outlook 2026 yang dirilis Kamis, 15 Januari 2026 menyoroti ketahanan kawasan ini didorong oleh konsumsi domestik yang kuat, peningkatan investasi, perdagangan antarregional yang mendalam, serta digitalisasi yang cepat.Baca selengkapnya di sini
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com