THR ASN dan BHR Ojol Naik, Pemerintah Targetkan Ekonomi Tumbuh 5,6 Persen

Konferensi pers kebijakan THR, BHR, dan stimulus ekonomi Hari Raya. Dokumentasi/Bakom RI

THR ASN dan BHR Ojol Naik, Pemerintah Targetkan Ekonomi Tumbuh 5,6 Persen

Silvana Febiari • 3 March 2026 15:30

Jakarta: Pemerintah mulai mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2026 untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pensiunan pada 26 Februari 2026. Para driver ojek online (ojol) juga dipastikan kembali menerima Bonus Hari Raya (BHR). 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menjelaskan, THR ASN dan BHR tahun ini meningkat. “Stimulus BHR tahun lalu setengahnya dari sekarang, kemudian kenaikan THR ASN 10 persen lebih besar. Maka kami berharap pertumbuhan ekonomi di kuartal 1 akan lebih tinggi dibanding kuartal 4 tahun lalu. Kita targetkan 5,4–5,6 persen,” ujar Airlangga di Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026. 

Target tersebut lebih tinggi dibandingkan capaian kuartal IV tahun sebelumnya. Pemerintah berharap momentum Ramadan dan Idulfitri yang jatuh pada kuartal I dapat memperkuat daya beli masyarakat. 
 


Pencairan THR bagi jutaan ASN dan tambahan penghasilan bagi pengemudi ojol diyakini akan langsung menggerakkan roda ekonomi. Melalui dua stimulus ini, pemerintah berharap konsumsi rumah tangga dan pertumbuhan ekonomi selama periode Lebaran meningkat.

Untuk THR ASN 2026, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp55 triliun. Angka ini naik dari tahun lalu yang sebesar Rp49 triliun atau meningkat sekitar 10 persen. 


Konferensi pers kebijakan THR, BHR, dan stimulus ekonomi Hari Raya. Dokumentasi/Bakom RI


Secara rinci, THR 2026 akan disalurkan kepada 2,4 juta ASN pusat, termasuk TNI dan Polri, dengan total anggaran Rp22,2 triliun. Kemudian 4,3 juta ASN daerah menerima total Rp20,2 triliun. Sementara itu, 3,8 juta pensiunan mendapatkan alokasi Rp12,7 triliun.

"Komponen THR yang dibayarkan 100 persen penuh meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan, kinerja sesuai dengan regulasi yang berlaku," jelas Airlangga.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)