Ilustrasi. Foto: dok MI.
Rupiah Kembali ke Level Rp18.022/USD
Gervin Nathaniel Purba • 21 October 2026 16:01
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) ditutup melemah pada perdagangan Rabu, 21 Oktober 2026. Dikutip dari data Bloomberg, rupiah bergerak melemah 30 poin atau 0,17 persen menjadi Rp18.022 per USD, dibandingkan penutupan sore kemarin pada level Rp17.992 per USD.
Jika dilihat dari Data kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia, mata uang Garuda tercatat menguat pada level Rp17.986 per USD, dibandingkan pada penutupan sebelumnya tercatat Rp18.006 per USD.
Sementara data Yahoo Finance mencatat rupiah melemah pada level Rp18.000 per USD. Rupiah naik 57 poin atau 0,32 persen.
"Pada perdagangan sore ini, mata uang rupiah ditutup melemah 30 poin. Sebelumnya sempat menguat 20 poin pada level Rp18.022 per USD dari penutupan sebelumnya pada level Rp17.992 per USD," kata Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuabi, dalam keterangan tertulis, Rabu, 21 Oktober 2026.
Ilustrasi. Foto: dok MI/Usman Iskandar.
Jika dibandingkan dengan perdagangan tadi pagi, nilai tukar rupiah tercatat melemah terhadap USD. Rupiah dibuka pada level Rp17.991 per USD.
Dipengaruhi BI Rate
Menurut riset Ibrahim, pelemahan rupiah terhadap USD dipengaruhi keputusan Bank Indonesia (BI) untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75 persen tadi siang. BI telah menahan suku bunga dalam tiga pertemuan beruntun.
"Bank sentral sebelumnya juga mempertahankan BI Rate sebesar 5,75 persen pada rapat dewan gubernur (RDG) pada Agustus 2026," kata Ibrahim.
Ibrahim memprediksi mata uang Garuda bergerak fluktuatif untuk perdagangan Kamis, 22 Oktober 2026. Rupiah diprediksi ditutup melemah pada rentang Rp18.020 per USD hingga Rp18.070 per USD.
"Sedangkan perdagangan dalam minggu ini pada rentang Rp17.850 hingga Rp18.200 per USD," ucap dia.