Jokowi Ungkap Obrolan dengan Prabowo Bahas Kemenangan Timnas

Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Metro TV/ Eka Hari Wibawa)

Jokowi Ungkap Obrolan dengan Prabowo Bahas Kemenangan Timnas

Triawati Prihatsari • 8 October 2026 17:37

Solo: Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengungkap isi pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto di Jakarta. Salah satu topik yang dibahas keduanya adalah sepak bola, termasuk kemenangan tim nasional (Timnas) Indonesia.

"Membahas kemenangan bola. Ya cerita banyak mengenai bola. Kan kita menang. Juga (membahas) mengenai ekonomi dan politik," kata Jokowi di Solo, Kamis, 8 Oktober 2026.

Jokowi dan Prabowo sebelumnya bertemu di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa malam, 6 Oktober 2026. Pertemuan tersebut berlangsung secara tertutup.
 


Jokowi mengatakan pembicaraan mengenai sepak bola menjadi salah satu bagian dari pertemuan tersebut. Ia tidak merinci lebih jauh soal kemenangan timnas yang dibicarakan bersama Prabowo.

Pertemuan Jokowi dan Prabowo berlangsung di tengah perhatian publik terhadap dinamika politik dan hukum nasional. Keduanya bertemu bertepatan dengan agenda sidang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa syarat pencalonan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Namun, Jokowi menegaskan pembahasan mengenai putusan MK tidak menjadi bagian dari pertemuannya dengan Prabowo. "Itu wilayah yudikatif ya, yang ini kan wilayah eksekutif. Jadi dibedakan, enggak ada bicara mengenai itu," ujar Jokowi.


Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Metro TV/ Eka Hari Wibawa)


Jokowi juga menanggapi putusan MK yang tidak menerima gugatan terkait keabsahan ijazah Gibran. Ia meminta semua pihak menghormati putusan MK beserta seluruh tahapan dan pertimbangan hukumnya.

"Yang paling penting kita semua menghormati konstitusi yang kita miliki," ucapnya.

Jokowi mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan yang berbeda. Menurut dia, Gibran telah menyelesaikan pendidikan hingga jenjang S1.

"Yang paling penting Mas Wapres ini kan sudah menyelesaikan S1," ungkap Jokowi.

(Silvana Febiari)