Terduga Pelaku Pembunuhan Perempuan di Kamar Kos Cimahi Ditangkap

Polsek Cimahi saat evakuasi korban pembunuhan di indekos. (Metrotvnews.com/ Roni Kurniawan)

Terduga Pelaku Pembunuhan Perempuan di Kamar Kos Cimahi Ditangkap

Roni Kurniawan • 6 November 2026 14:14

Cimahi: Polisi menangkap seorang pria berinisial RS, 43, yang diduga membunuh TS, 43, seorang wanita di kamar indekos di Jalan Karya Bakti VI, RT 003 RW 011, Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Kamis, 5 November 2026.

Kapolsek Cimahi, Kompol Donny Irawan mengatakan, terduga pelaku merupakan warga Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB). RS ditangkap setelah warga lebih dulu menahannya di lokasi kejadian.

"Pelaku laki-laki. Sudah diamankan,” kata Donny di lokasi kejadian, Kamis malam, 5 November 2026.


Pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap RS untuk mengungkap motif pembunuhan tersebut. Penyidik juga masih mendalami hubungan antara terduga pelaku dan korban.

"Kalau apakah saling kenal, kita juga masih selidiki. Kita masih lakukan pemeriksaan," tegas Donny.

Donny mengungkapkan polisi menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 18.00 WIB. Petugas bersama Tim Inafis Polres Cimahi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti.

“Betul memang ada laporan telah terjadi penganiayaan mengakibatkan meninggal dunia. Korban seorang perempuan,” ujar Donny.

Polisi selanjutnya mengevakuasi jenazah TS ke Rumah Sakit Sartika Asih Bandung untuk menjalani autopsi guna kepentingan penyelidikan. “Langsung dibawa ke Sartika Asih untuk dilakukan autopsi,” ucap Donny.

Hingga kini, polisi masih mendalami motif pembunuhan serta hubungan antara terduga pelaku dan korban.


Evakuasi jenazah perempuan diduga korban penganiayaan di Cimahi. Istimewa


Peristiwa pembunuhan tersebut terungkap setelah penghuni indekos dan warga sekitar mendengar suara keributan dari kamar korban. Suara tersebut terdengar seperti benda pecah sehingga mengundang perhatian penghuni lainnya.

Salah seorang warga, Andika, 26, mengatakan penghuni indekos sempat berupaya mendobrak pintu kamar korban sebanyak dua kali. Namun, pintu baru terbuka pada upaya ketiga setelah dibuka dari dalam oleh seorang pria.

"Awalnya ada keributan kayak piring pecah. Sama tetangga kamarnya itu didobrak dua kali. Pas ke tiga kalinya dibuka dari dalam sama laki-laki, di dalam sudah banyak darah. Korban di kamar mandi," kata Andika.

Saat pintu terbuka, warga mendapati TS sudah dalam kondisi tidak bernyawa di kamar mandi dengan luka di bagian leher. Sementara RS yang berada di dalam kamar langsung diamankan warga karena tidak dapat mengelak.

"Orang itu tidak bisa berkutik karena di sini sudah banyak orang. Kejadian Magrib, lapor ke petugas setempat, baru ke polisi,” beber Andika.

(Silvana Febiari)