Sejumlah Pejabat Melayat ke Rumah Duka Ibunda Wali Kota Bandung

Proses pemakaman Nani Rubiyani, ibunda Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kompleks Pertanian Loji. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan

Sejumlah Pejabat Melayat ke Rumah Duka Ibunda Wali Kota Bandung

Roni Kurniawan • 18 February 2026 15:42

Bogor: Sejumlah pejabat pemerintahan melayat ke rumah duka Nani Rubiyani, ibunda Muhammad Farhan, yang wafat pada pukul 22.58 WIB, Selasa, 17 Februari 2026. Rumah duka yang berlokasi di Jalan Penggalang, Kompleks Pertanian Loji, Kota Bogor dipadati pelayat dari berbagai kalangan, mulai dari unsur pemerintahan hingga masyarakat. 

Karangan bunga ucapan duka cita berjajar memenuhi area kompleks sebagai bentuk penghormatan terakhir. Tampak hadir Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, jajaran pejabat Pemerintah Kota Bandung dan Pemerintah Kota Bogor. 

Hadir pula Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim serta Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga.


Prosesi pemberangkatan jenazah dilaksanakan dari rumah duka menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kompleks Pertanian Loji yang berada dalam satu kawasan. Jenazah diberangkatkan menggunakan ambulans layanan Pemerintah Kota Bandung melalui aplikasi Simpelman (Sistem Informasi Pelayanan Pemakaman).

Sebelum dimakamkan, keluarga bersama para pelayat melaksanakan salat jenazah di kediaman almarhumah. Suasana haru menyelimuti prosesi tersebut.

Sebelumnya, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyampaikan, duka mendalam atas kepergian sang ibunda. Seluruh keluarga besar mengantarkan almarhumah ke tempat peristirahatan terakhir sebagai bentuk bakti dan penghormatan.

"Kami, anak, cucu hingga cicit, mengantarkan ibunda, eyang dan uyut kami ke pemakaman sebagai bentuk penghormatan terakhir. Beliau yang telah melahirkan kami secara fisik tentu memiliki jasa yang tidak akan pernah bisa kami balas," ujar Farhan.


Proses pemakaman Nani Rubiyani, ibunda Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kompleks Pertanian Loji. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan


Farhan menuturkan, kepergian sang ibunda menjadi pengingat bagi keluarga untuk terus melanjutkan nilai-nilai kebaikan yang telah diwariskan semasa hidup.

"Ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus melanjutkan kebaikan yang sudah beliau bangun serta memberikan manfaat bagi sesama, baik melalui ilmu maupun amal jariyah. Doa kami tidak akan pernah putus untuk almarhumah," kata Farhan.

Farhan juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Wiraatmaja atas dukungan moral dan doa yang diberikan. Ia turut mengapresiasi kehadiran para sahabat dan rekan kerja, termasuk Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza UI Haq, serta berbagai pihak yang hadir memberikan dukungan.

"Atas nama keluarga, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan perhatian yang diberikan. Jika semasa hidup almarhumah masih ada janji atau kewajiban yang belum terpenuhi, kami mohon untuk disampaikan kepada kami agar bisa kami selesaikan," ungkap Farhan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)