Polisi Pastikan Situasi Menteng Kondusif Pascabentrokan Antarkelompok Warga

Tangkapan layar bentrokan yang terjadi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Foto: ANTARA/Instagram @balewartawanjakpus10.

Polisi Pastikan Situasi Menteng Kondusif Pascabentrokan Antarkelompok Warga

Fachri Audhia Hafiez • 26 July 2026 20:14

Jakarta: Kepolisian memastikan situasi di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, telah berangsur kondusif usai bentrokan antarkelompok warga yang terjadi Minggu siang, 26 Juli 2026. Langkah cepat dikerahkan untuk mengamankan lokasi dan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar.

"Langkah cepat dilakukan untuk mengendalikan situasi, memberikan rasa aman kepada warga, sekaligus mengusut penyebab keributan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, dilansir Antara, Minggu, 26 Juli 2026.
 


Budi menjelaskan, insiden yang melibatkan sekelompok orang dan warga setempat itu mengakibatkan sebuah bangunan semipermanen serta empat sepeda motor hangus terbakar. Selain itu, empat orang dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mendapatkan perawatan medis.

"Berdasarkan informasi awal, keributan bermula saat sekelompok orang diduga mendatangi sebuah warung makan di samping Masjid Jami Matraman sambil membawa senjata tajam. Kelompok tersebut diduga merusak gerobak nasi uduk hingga memicu keributan dengan warga," ujar Budi.


Bentrokan antarkelompok pecah di Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 26 Juli 2026. Foto: Metrotvnews.com/Christian.

Aksi saling serang tersebut berlanjut hingga ke kawasan Jalan Tambak No. 85 dan memicu kebakaran pada bangunan serta kendaraan di lokasi. Polisi mengonfirmasi satu dari korban yang dievakuasi ke RSCM menghembuskan napas terakhir usai sempat mendapat penanganan medis, sementara korban lainnya masih dalam kondisi kritis.

"Iya benar. Informasi terbaru dari dua orang korban dalam kondisi kritis saat dibawa, namun ketika di rumah sakit ada satu yang sudah meninggal," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra.

Saat ini, kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, dan mengumpulkan bukti untuk mengidentifikasi seluruh pihak yang terlibat. Meski penyelidikan terus berjalan, aktivitas masyarakat di lokasi kejadian kini telah kembali normal.

(Fachri Audhia Hafiez)