Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (kiri) pada konferensi pers usai mengukuhkan wisudawan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Foto: ANTARA/Devi Nindy.
Mendagri Dorong Lulusan IPDN Perkuat Birokrasi Berbasis Ilmu
Fachri Audhia Hafiez • 26 July 2026 16:28
Jakarta: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong para lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) memperkuat birokrasi berbasis ilmu pemerintahan. Langkah ini penting guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
"Tentu ini juga membahagiakan bagi negara, kenapa? Karena telah lahir para pemikir-pemikir di bidang ilmu pemerintahan dengan berbagai jenjang tingkatan S1, S2, dan S3," kata Tito dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda IPDN Tahun Akademik 2025/2026 di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dilansir Antara, Minggu, 26 Juli 2026.
Baca Juga :
IPDN Gelar Kuliah Umum bagi Praja Utama
Tito menyampaikan wisuda ini menjadi penanda lahirnya sumber daya manusia yang memiliki kompetensi akademik kuat di bidang pemerintahan. Sebanyak 1.404 wisudawan dilantik, terdiri atas 45 lulusan Program Doktor, 73 Magister Terapan, 1.204 Sarjana Terapan, dan 82 lulusan Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan.
Menurutnya, profesi di bidang pemerintahan harus didasarkan pada ilmu pengetahuan, proses pendidikan yang memadai, kode etik, serta orientasi pengabdian kepada masyarakat. Penguasaan ilmu pemerintahan dinilai menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan publik.
Kemampuan berpikir ilmiah, kata Tito, menjadi pembeda utama antara kebijakan yang dirancang berbasis kajian akademik dan keputusan yang hanya mengandalkan intuisi semata.
"Tapi saya harus ingatkan, terutama untuk teman-teman yang S2, S3. Beda S1, S2, S3 adalah kemampuan mindset, merubah cara berpikir, cara berpikir ilmiah yang lebih kompleks," ujar Tito.
.jpg)
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyerahkan penghargaan lulusan terbaik program studi Doktor Ilmu Pemerintahan terhadap Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainah dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda IPDN Tahun Akademik 2025/2026 di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Foto: ANTARA/Devi Nindy.
Tito juga mengingatkan para lulusan, khususnya praja IPDN, bahwa kelulusan ini bukanlah akhir dari proses belajar. Momen ini justru menjadi awal pengabdian nyata sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas melayani masyarakat.
"Dengan menjadi sarjana dan insyaallah enggak lama lagi juga dilantik (menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil), maka adik-adik akan memulai hidup yang baru, hidup di birokrasi pemerintahan," kata Tito.
Ia berharap seluruh lulusan dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan untuk memperkuat birokrasi, sembari terus menjaga integritas sepanjang masa pengabdian.
"Kita harapkan juga 1.204 yang lulus ini nanti mengakhiri semua kariernya dalam keadaan yang baik dan nama yang baik. Semoga Allah SWT selalu memberikan kekuatan kepada kita semua. Kepada para wisudawan, selamat telah wisuda hari ini, selamat menjadi seorang ilmuwan," tutur Tito.