Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Foto: Metrotvnews.com/Duta Erlangga.
Menkeu: APBN 2027 Jaga Disiplin Fiskal dan Dorong Pertumbuhan
Eko Nordiansyah • 8 October 2026 10:45
Jakarta: Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 tidak hanya menjadi instrumen untuk menjaga stabilitas, tetapi juga dioptimalkan sebagai katalis pertumbuhan ekonomi. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 2027 mencapai enam persen.
Ia mengungkapkan untuk mencapai target tersebut, kebijakan fiskal akan diarahkan untuk memperkuat investasi, mendorong aktivitas produksi, meningkatkan ekspor, menciptakan lapangan kerja formal, serta memperkuat daya saing perekonomian nasional.
“Kita ingin APBN tetap sehat dan kredibel, tetapi pada saat yang sama mampu memberikan dorongan yang cukup kuat terhadap pertumbuhan. Jadi, disiplin fiskal dan pertumbuhan bukan dua hal yang bertentangan. Keduanya harus berjalan bersama,” kata Suahasil dalam acara 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kerja Nyata Melanjutkan Asta Cita yang diselenggarakan Metro TV di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2026.
Optimalisasi fiskal untuk pertumbuhan
Dalam APBN 2027, pemerintah merencanakan belanja negara sebesar Rp4.097,2 triliun, pendapatan negara Rp3.426,0 triliun, serta defisit sebesar 2,40 persen terhadap PDB. Postur tersebut dirancang untuk memberikan ruang fiskal yang memadai dalam mendukung agenda pembangunan sekaligus menjaga keberlanjutan fiskal.
Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Foto: Metrotvnews.com/Duta Erlangga.
Upaya mendorong pertumbuhan juga tidak hanya mengandalkan APBN. Pemerintah akan memperkuat sinergi dengan sektor swasta dan Danantara untuk meningkatkan investasi, memperluas kapasitas produksi, mendorong hilirisasi, dan menciptakan lapangan kerja.
Pemerintah sebelumnya menyampaikan bahwa untuk mencapai pertumbuhan enam persen pada 2027, pertumbuhan investasi perlu dipacu hingga sekitar tujuh persen, konsumsi rumah tangga tumbuh 5,4 persen, dan konsumsi pemerintah tumbuh 5,6 persen.
“Tagline yang selalu saya gaungkan selama dua tahun terakhir, APBN menumbuhkan, APBN melindungi dan APBN yang kredibel. Demikian refleksi dua tahun pemerintahan di bawah Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran, semoga kita bisa melanjutkan pekerjaan besar kita untuk Indonesia lebih baik,” ujar dia.