Tinjau Sekolah Garuda, Menko PMK Apresiasi Minat STEM Siswa

Menko PMK, Sugiono, berbincang dengan salah seorang murid Sekolah Garuda MAN 4 Jakarta. Foto: Istimewa

Tinjau Sekolah Garuda, Menko PMK Apresiasi Minat STEM Siswa

Muhamad Marup • 15 October 2026 17:58

Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Sugiono, menekankan bahwa perluasan akses dan peningkatan kualitas pendidikan menjadi kunci dalam menyiapkan manusia Indonesia unggul. Upaya tersebut merupakan bagian dari transformasi bangsa yang didorong Presiden RI, Prabowo Subianto.

"Upaya tersebut mencakup perluasan akses pendidikan sekaligus memastikan masyarakat memperoleh pendidikan berkualitas," ujar Sugiono, saat mengunjungi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Jakarta, Jakarta Selatan, Rabu, 14 Oktober 2026.

Kunjungan Menko PMK tersebut merupakan bagian dari peninjauan pelaksanaan program Sekolah Unggul Garuda Transformasi (SUGT) di MAN 4 Jakarta. Program tersebut memperkuat kualitas pembelajaran dan mengembangkan potensi peserta didik.

"Sebuah kebanggaan bagi saya untuk bisa ada di sini menyaksikan proses tersebut dilaksanakan di MAN 4 ini," jelasnya.

Menko PMK, Sugiono, meninjau pembelajaran di Sekolah Garuda MAN 4 Jakarta. Foto: Istimewa

Sugiono juga menerima penjelasan Kepala MAN 4 Jakarta, Wido Prayoga, mengenai prestasi siswa, penerapan kurikulum terpadu yang mengombinasikan kurikulum nasional dan kurikulum khas madrasah, serta program internasional. Ia turut memperoleh informasi mengenai lulusan MAN 4 Jakarta yang melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi, termasuk sejumlah kampus terkemuka dunia.

Ia mengapresiasi minat para siswa terhadap bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika (science, technology, engineering, and mathematics/STEM). Menurutnya, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan salah satu aspek penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perkembangan zaman dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

"Ini merupakan sesuatu yang membanggakan karena kita paham sejatinya keberhasilan sebuah negara, kebesaran sebuah negara juga ditentukan dari bagaimana negara tersebut bisa menguasai teknologi," ungkapnya.

Dalam kunjungan tersebut, Menko PMK Sugiono didampingi Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto. Ia meninjau proses pembelajaran di kelas yang memanfaatkan Papan Interaktif Digital (PID), mengunjungi perpustakaan, serta berinteraksi dengan para siswa.

Sekolah Unggul Garuda merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat mutu pembelajaran dan mengembangkan potensi peserta didik. Program ini mencakup dua skema, yakni Sekolah Garuda Transformasi yang meningkatkan kualitas satuan pendidikan yang telah ada dan Sekolah Garuda Baru yang dibangun dari awal dengan konsep berasrama.

Saat ini, sebanyak 47 sekolah dan madrasah telah bergabung dalam skema Sekolah Unggul Garuda Transformasi, sementara empat Sekolah Garuda Baru dikembangkan di wilayah dengan akses pendidikan terbatas, yakni Nusa Tenggara Timur, Bangka Belitung, Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan Utara. Dengan demikian, total terdapat 51 sekolah dan madrasah dalam kedua skema tersebut.

Pemerintah menargetkan terbentuknya 100 Sekolah Unggul Garuda pada 2029, terdiri atas 80 sekolah transformasi dan 20 sekolah baru. Pengembangan program ini diarahkan untuk memperluas kesempatan memperoleh pendidikan berkualitas dan menyiapkan generasi muda unggul menuju Indonesia Emas 2045.

(Muhamad Marup)