IMF Dukung Langkah Kevin Warsh Pangkas Panduan Suku Bunga Fed

Ilustrasi, logo IMF. Foto: Xinhua/Ting Shen.

IMF Dukung Langkah Kevin Warsh Pangkas Panduan Suku Bunga Fed

Husen Miftahudin • 28 June 2026 08:26

New York: Kepala Ekonom Dana Moneter Internasional (IMF) Pierre-Olivier Gourinchas mendukung langkah Federal Reserve (The Fed) untuk mengurangi panduan suku bunga ke depan atau forward guidance dalam kebijakan moneternya.

Menurut Gourinchas, pendekatan baru yang diusung Ketua The Fed, Kevin Warsh, dinilai lebih tepat dalam menghadapi dinamika ekonomi yang terus berubah.

"Penggunaan forward guidance yang terlalu kuat kerap menuai kritik karena dapat membatasi ruang gerak bank sentral," ungkap Gourinchas seperti dikutip dari Investing.com, Minggu, 28 Juni 2026.

Gourinchas menilai pedoman kebijakan yang terlalu kaku berisiko memaksa bank sentral menjalankan keputusan yang sudah ditetapkan, meski kondisi ekonomi telah berubah.

Ia mencontohkan lonjakan inflasi di Amerika Serikat pada 2021 hingga 2022. Saat itu, The Fed dinilai terlambat merespons karena sebelumnya telah memberi sinyal mempertahankan suku bunga tetap stabil.

"Jadi, saya pikir menjauh dari bentuk-bentuk panduan ke depan yang kuat ini sepenuhnya tepat," beber Gourinchas.

Meski demikian, ia menegaskan bank sentral tetap perlu memberikan arahan umum agar pelaku pasar dapat membentuk ekspektasi terhadap suku bunga jangka panjang.
 

Baca juga: Goldman Sachs: Normalisasi Harga AI dan Energi Bikin Inflasi Dunia Melandai di 2027


(Ketua The Fed Kevin Warsh. Foto: X @globaltimenews)
 

Fed ubah strategi komunikasi


Diketahui, Kevin Warsh yang mulai menjabat sebagai Ketua The Fed bulan lalu, telah memulai tinjauan kebijakan yang berpotensi mengubah cara bank sentral mengambil keputusan dan menyampaikan komunikasi kepada publik.

Pada pertemuan kebijakan pertamanya, Warsh berhasil membangun konsensus bulat untuk menyederhanakan pernyataan kebijakan. Perubahan itu menghapus panduan eksplisit mengenai kemungkinan langkah suku bunga dalam waktu dekat.

Pernyataan Gourinchas menjadi komentar pertama dari pejabat senior IMF terkait pendekatan baru The Fed. Sebelumnya, IMF secara konsisten mendorong bank sentral untuk tetap transparan dalam menyampaikan arah kebijakan moneter guna menjaga ekspektasi inflasi tetap terkendali.

Menurut Gourinchas, sejumlah bank sentral lain juga mulai bergerak ke arah serupa, meski sebagian besar masih menggunakan kerangka target inflasi untuk satu hingga dua tahun ke depan.

"Pasar tetap membutuhkan panduan untuk membentuk pandangan tentang arah suku bunga jangka panjang. Itulah yang pada akhirnya memengaruhi kondisi pasar," tutup Gourinchas.

(Husen Miftahudin)