Para pengemudi ojol doakan Nadiem Makarim di Pengadilan Tipikor, Jakarta. Metrotvnews/Iqbal
Puluhan Ojol Hadiri Sidang, Doakan Nadiem Bebas dari Tuntutan
Muhammad Iqbal Sidiq • 13 May 2026 13:16
Jakarta: Puluhan pengemudi ojek online (ojol) menyambangi Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Mereka datang untuk memberikan dukungan moral kepada mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, yang tengah menghadapi sidang pembacaan tuntutan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook.
Mulyono, salah seorang ojol angkatan pertama, menyatakan bahwa kehadiran mereka merupakan bentuk solidaritas atas jasa Nadiem sejak 2010. Mereka berharap agar mantan bosnya tersebut segera dibebaskan dari segala tuduhan yang menjeratnya.
"Berkat jasa beliau, makanya kami datang untuk support. Semoga Pak Nadiem lekas dibebaskan," ungkap Mulyono di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.
Baca Juga :
Hakim Kabulkan Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
Selain Mulyono, Rianto selaku mitra perintis juga menyampaikan pesan emosionalnya kepada Nadiem.
“Bapak penyelamat ekonomi saya, dulu di pangkalan saya mau hutang ke warung saja tidak bisa, sejak bapak angkat (mitra) saya bisa hutang rumah sekarang,” tutur Rianto dihadapan Nadiem, 13 Mei 2026.
Dukungan tersebut juga didasari oleh status Nadiem yang baru saja dialihkan menjadi tahanan rumah per Selasa, 12 Mei 2026. Para pengemudi melihat hal tersebut sebagai awal yang baik menuju proses pembebasan.
Kehadiran para pengemudi perintis ini disambut haru oleh Nadiem. Nadiem menyebut bahwa ojol kini bukan lagi sekadar pekerjaan pinggiran, melainkan telah menjadi tulang punggung perekonomian nasional.
"Dari dulu memang saya membangun Gojek itu untuk memastikan kesejahteraan mereka. Dulu tuh ojek nggak dianggap, sekarang ojol jadi tulang punggung ekonomi Indonesia," kata Nadiem.

Mitra senior Gojek memeluk Nadiem Makarim di Pengadilan Tipikor, Jakarta. Metrotvnews/Iqbal
Nadiem mengaku bahwa dukungan dari para pengemudi yang menemaninya dari nol ini memberikan kekuatan mental yang luar biasa. Kehadiran mereka di pengadilan ia anggap sebagai dukungan psikologis di tengah tekanan kasus yang menimpanya.
"Kemarin itu saat aku terdakwa, aku merasa banget kaya ada tangan kalian di pundak aku. Itu kaya bikin aku kuat banget," pungkas Nadiem dengan nada haru.