Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono (tengah). Foto: Antara.
Polda Metro Jaya Canangkan Gerakan Jaga Jakarta Bersih dan Asri
Anggi Tondi Martaon • 23 May 2026 11:27
Jakarta: Polda Metro Jaya mencanangkan gerakan Jaga Jakarta Bersih dan Asri. Gerakan tersebut sebagai upaya membangun budaya peduli lingkungan di internal kepolisian yang dimulai dari memilah sampah di lingkungan kerja.
?Kegiatan tersebut diawali dengan apel di Stadion Presisi Polda Metro Jaya. Apel dipimpin oleh Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono.
"Pagi hari ini jajaran Polda Metro Jaya melaksanakan apel pencanangan pilah sampah yang merupakan tindak lanjut daripada perintah Bapak Kapolda," kata Dekananto dikutip dari Antara, Sabtu, 23 Mei 2026.
?Dekananto menjelaskan bahwa gerakan ini dilaksanakan secara menyeluruh. Mulai dari tingkat Polda, Polres, hingga Polsek jajaran.
Menurut Dekananto, pencanangan tersebut bukan hanya kegiatan seremonial. Melainkan langkah awal untuk membangun kebiasaan baru dalam menjaga kebersihan lingkungan.
?"Hari ini Bapak Kapolda dan seluruh jajaran, termasuk Polres dan Polsek, juga melakukan pencanangan pilah sampah sebagai bagian dari budaya bersih dan asri di lingkungan Polda Metro Jaya," ungkap Dekananto.
?Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 1.000 personel dari 29 satuan kerja (satker) Polda Metro Jaya ikut ambil bagian. Kegiatan juga melibatkan 2.440 personel dari 13 Polres jajaran serta 2.939 personel dari 102 Polsek jajaran.
?Usai apel, personel langsung bergerak melakukan kegiatan kebersihan dan penataan lingkungan di area Polda Metro Jaya. Kegiatan serupa juga dilaksanakan serentak oleh jajaran Polres dan Polsek di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
?Tidak hanya melibatkan personel kepolisian, Polda Metro Jaya mengundang perwakilan organisasi masyarakat dari wilayah Jakarta dan sekitarnya sebagai bentuk kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Sejumlah anggota Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan kebersihan dan penataan lingkungan di area Polda Metro Jaya. Foto: Antara.
?"Polda Metro Jaya bersama masyarakat mari kita bahu-membahu dan bersinergi dalam persoalan sampah ini," ucapnya.
Sebagai bentuk aksi nyata, Polda Metro Jaya telah menyediakan tempat sampah terpilah di berbagai titik. Rinciannya, sebanyak 465 unit bak sampah terpilah disiapkan di lingkungan Polda Metro Jaya, 123 unit di Polres jajaran, dan 233 unit di Polsek jajaran.
Fasilitas tempat sampah tersebut dibagi berdasarkan tiga jenis, yaitu sampah organik, nonorganik, dan bahan berbahaya dan beracun (B3). Penyediaan fasilitas ini diharapkan dapat mendorong personel untuk membiasakan diri memilah sampah secara konsisten dan berkelanjutan.
Dekananto menegaskan persoalan sampah terlihat sederhana, tetapi bisa menjadi masalah besar apabila tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, budaya bersih harus dibangun dari lingkungan terdekat dan dilakukan secara terus-menerus.
"Persoalan sampah ini terlihat sederhana, tetapi kalau tidak kita kelola dengan baik, benar, konsisten, dan berkelanjutan, maka ini akan menjadi masalah besar," sebut Dekananto.
?Ia menambahkan gerakan Jaga Jakarta Bersih dan Asri merupakan bagian dari komitmen Polda Metro Jaya untuk hadir secara humanis di tengah masyarakat. Dia menegaskan, Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga ikut mendorong kepedulian terhadap lingkungan hidup.
"Polri ingin terus hadir dengan wajah yang humanis, tidak hanya dalam menjaga kamtibmas, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan. Semangat Jaga Jakarta harus dimulai dari hal-hal sederhana, termasuk menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan," ucap Dekananto.