Menhut Tegaskan Arahan Presiden Prabowo Zero Waste-Accident di Taman Wisata

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. Foto: Metro TV/Safira Prameswari.

Menhut Tegaskan Arahan Presiden Prabowo Zero Waste-Accident di Taman Wisata

Fachri Audhia Hafiez • 18 March 2026 17:06

Jakarta: Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menginstruksikan seluruh jajaran pengelola kawasan konservasi untuk memperketat standar pelayanan menjelang libur Idulfitri. Dalam rapat koordinasi bersama pengelola 57 Taman Nasional (TN) dan 145 Taman Wisata Alam (TWA), Raja Juli menekankan dua prinsip utama sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, yakni zero waste dan zero accident.

“Presiden Prabowo memberikan arahan kepada saya terkait informasi dari TN/TWA yang available pada saat liburan, terdapat pasar dari masyarakat yang ingin mengunjungi TN-TWA pada saat libur Idulfitri,” ujar Raja Juli dikutip melalui keterangan tertulis, Rabu, 18 Maret 2026.
 


Raja Juli menjelaskan bahwa pemerintah mengantisipasi lonjakan minat masyarakat untuk berwisata alam selama periode mudik dan liburan. Oleh karena itu, kesiapan fasilitas kebersihan dan pengamanan di lapangan menjadi harga mati untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus keselamatan pengunjung.

“Presiden Prabowo juga memohon agar pengelolaan TN-TWA memperhatikan zero waste, memiliki tong sampah dan aparat yang cukup. Lalu mengedepankan zero accident, jangan sampai adanya korban karena minimnya fasilitas pengamanan, siapkan tim medis, ambulans, maupun puskesmas yang memadai,” kata Raja Juli.

Selain aspek fasilitas, Raja Juli juga menyoroti pentingnya manajemen kerumunan di lokasi wisata. Ia meminta setiap pengelola untuk disiplin dalam menerapkan sistem kuota agar jumlah wisatawan tidak melampaui kapasitas maksimal kawasan yang dapat memicu kerusakan ekosistem maupun kecelakaan.


Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. Foto: Metrotvnews.com/Siti Yona Hukmana.

“Pastikan pengunjung yang mengunjungi TN dan TWA tidak melebihi kuota yang telah ditetapkan, agar tidak melebihi daya dukung, daya tampung yang membuat antrean membludak dari wisatawan,” ucap Raja Juli.

Langkah koordinasi ini diharapkan dapat memastikan seluruh kawasan konservasi di bawah naungan Kementerian Kehutanan siap menyambut wisatawan dengan standar kenyamanan dan keamanan yang optimal selama masa libur panjang lebaran 2026.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)